Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Kota Bandung Siaga Tangani Korban Aksi Unjuk Rasa

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 15:55 WIB | Oleh:
Dinkes Kota Bandung Siaga Tangani Korban Aksi Unjuk Rasa Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyiagakan petugas kesehatan dan ambulans untuk mengantisipasi dampak unjuk rasa yang tengah marak di Kota Bandung. Petugas akan bertugas secara situasional.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam menjelaskan, pihaknya menyiagakan tim medis melalui layanan gawat darurat PSC 119.

Namun, mengingat adanya prasangka dari sebagian massa aksi bahwa tenaga medis berpihak pada aparat, tim Dinkes sempat menarik diri dari lapangan agar situasi tetap kondusif.

“Awalnya kami standby di lapangan hingga dini hari. Namun karena muncul prasangka bahwa tenaga medis yang membantu disusupi oknum intel, bahkan ada korban yang dibawa ke kantor polisi, maka atas arahan pimpinan kami menahan dulu untuk tidak terjun langsung ke tengah massa. Kendati begitu, PSC 119 tetap beroperasi penuh dan kami memantau situasi dari posko,” ujar Sony kepada Humas Kota Bandung, Minggu (31/8).

Namun Sony memastikan, layanan gawat darurat di seluruh rumah sakit Kota Bandung tetap berjalan normal.

Masyarakat dapat langsung mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) terdekat jika membutuhkan pertolongan.

Sedangkan layanan kesehatan dasar di Puskesmas juga tetap buka sesuai jam kerja.

“Fasilitas kesehatan tetap terbuka untuk masyarakat. Layanan 119 juga beroperasi seperti biasa untuk melayani kebutuhan kesehatan darurat. Jadi warga tidak perlu khawatir,” tegas dia.

Perlu diketahui, berdasarkan laporan tim kesehatan, pada unjuk rasa hingga Minggu (31/8) pukul 03.00 WIB, sejumlah orang dirujuk ke rumah sakit. Di antaranya RSHS (2 orang), RS Sariningsih dan RS Melinda 2 masing-masing 1 orang.

Selain itu, Aula Kampus Unpas Jalan Tamansari juga menangani 26 orang, terdiri dari mahasiswa (15 orang), pelajar (7 orang), Ojol (3 orang), umum (1 orang).

Keluhan terbanyak yang ditangani adalah iritasi akibat gas air mata, luka, serta kasus intoksikasi alkohol.

Dalam penanganan lapangan, terdapat 2 tim ambulans PSC Kota Bandung serta 7 tim relawan ambulans yang dikerahkan.

Sony juga menyampaikan imbauan khusus kepada massa aksi agar menjaga kesehatan selama melakukan demonstrasi.

“Kami mengingatkan kepada para pendemo untuk tetap berhati-hati, menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan sehat, serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri maupun orang lain,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Pintar Bareng GoPay, Bekali...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.