Ayah Affan Kurniawan: Hanya Polisi yang Bersalah yang Harus Ditindak
📅 Jumat, 29 Agu 2025, 21:12 WIB | Oleh: Tim PenulisNamun, Zulkifli urung bertanya. Tak lama, Zulkifli yang juga berprofesi sebagai pengemudi ojek daring berangkat bekerja, disusul Affan.
Tak disangka, itulah kali terakhir Zulkifli bertemu dengan Affan.
Sekitar pukul 20.30 WIB, Zulkifli pulang ke rumah. Dia dibuat kaget dan terbengong-bengong saat diteriaki putri bungsunya, Wulantika; anak sulungnya, Adam. Mereka mengatakan Affan meninggal dunia.
"Bapak, abang meninggal," kata Zulkifli menirukan ucapan putrinya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Istri Zulkifli sekaligus ibunda Affan, Erlina sudah menangis sesegukan.
Kakak Affan, Adam mengetahui kabar adiknya tewas dari media sosial. Dia melihat video seorang pria mengenakan jaket hijau berlogo penyedia transportasi daring terlindas Barracuda.
"Saya lihat video seseorang yang dilindas mobil Brimob. Dan saya putar ulang video. Saya tidak merasa di video adik saya. Tapi bibi saya menelpon, mengabarkan adik saya meninggal karena dilindas mobil Brimob," kata Adam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seketika hati Adam hancur mengetahui kabar sosok adik yang tidak banyak menuntut itu tiada.
Sosok pendiam
Ibunda Affan, Erlina, mengatakan putra kedua dari tiga bersaudara itu pendiam, tidak suka menuntut, tidak suka mengeluh.
Affan biasanya pulang siang hari untuk makan, lalu kembali bekerja hingga malam hari. Sesampai di rumah, dia mandi dan tidur di kamarnya.
Affan belakangan jarang ikut nongkrong dengan rekan-rekannya di Karang Taruna karena sibuk bekerja.
Ini diamini Ricky Septian, Ketua Karang Taruna RW 06, yang juga teman Affan. Ricky bertetangga dengan keluarga Affan yang tinggal di Jalan Tayu 9, Menteng, Jakarta Pusat sejak Affan kecil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!