Pemprov Jatim Gelar Salat Ghoib untuk Affan Kurniawan di Surabaya
📅 Jumat, 29 Agu 2025, 18:32 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menggelar salat ghoib untuk almarhum Affan Kurniawan usai salat Isya berjamaah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jumat (29/8) malam dengan mengajak masyarakat luas ikut mendoakan almarhum.
“Saya menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan. Juga kepada rekan-rekan pengemudi daring lainnya yang turut merasakan kehilangan ini. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga diberi ketabahan dan keikhlasan,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Lebih lanjut, Khofifah menambahkan doa dan harapan untuk bangsa Indonesia.
“Semoga Indonesia senantiasa diberkahi kedamaian, dijauhkan dari kekerasan, dan dituntun menuju kehidupan yang aman, damai, dan penuh persaudaraan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin,” tambahnya.
Khofifah menjelaskan shalat ghoib malam ini tidak hanya dimaksudkan sebagai bentuk doa bersama bagi almarhum, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat Jawa Timur dalam menghadapi peristiwa duka yang menyentuh rasa kemanusiaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Shalat ghoib malam hari ini menjadi ruang kebersamaan bagi warga Jawa Timur untuk menyatukan doa, meneguhkan rasa kemanusiaan, sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan di tengah situasi bangsa kekinian,” katanya.
Almarhum Affan Kurniawan merupakan pengemudi ojek daring yang wafat dalam insiden di Jakarta Pusat pada Kamis (28/8).
Ia dikenal sebagai sosok pekerja keras dan tulang punggung keluarga. Kepergiannya memantik duka mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga kalangan sesama pengemudi ojek daring.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pengunjuk rasa di depan Markas Polda Metro Jaya membakar ban dan berupaya merusak sejumlah kamera pengawas (CCTV) dalam aksinya pada Jumat sore.
Pembakaran ban tersebut terjadi di gapura Polda Metro Jaya, setelah pukul 17:00 WIB, di tengah-tengah demonstrasi yang dilakukan mahasiswa dari berbagai kampus dan pengendara ojek daring.
Pengunjuk rasa turut melemparkan sejumlah pagar besi dan penghalang jalan untuk dibakar di tempat yang sama.
Sembari bara api membesar, terpantau sejumlah pengunjuk rasa lain berupaya merusak kamera pengawas yang terpasang di depan gerbang Polda Metro Jaya dengan tongkat panjang.
Karena gagal meraih kamera pengawas yang digantung tinggi di tiang, pengunjuk rasa pun berupaya memutus kabelnya dari panel listrik kamera.
Beberapa saat kemudian, sejumlah demonstran kembali terlihat berupaya menjatuhkan tiang CCTV yang berada di sisi kanan gerbang Polda Metro Jaya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!