Tampang 7 Brimob Pelindas Ojol, Diperiksa Propam Polri di Depan Publik, Wajah Tegang Tuai Sorotan!
📅 Jumat, 29 Agu 2025, 15:55 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Tangkapan layar Instagram Propam Polri
JAKARTA - Drama hukum terkait tewasnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) semakin memanas.
Divisi Propam Polri akhirnya mengambil langkah mengejutkan dengan menggelar pemeriksaan terhadap tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat.
Lebih hebohnya lagi, pemeriksaan tersebut disiarkan secara langsung melalui akun Instagram resmi Propam Polri.
Publik pun dibuat geger, sebab untuk pertama kalinya wajah para anggota Brimob yang disebut-sebut bertanggung jawab atas tragedi itu muncul ke layar kaca warganet.
Dalam siaran langsung yang dipantau pada Jumat (29/8/2025), ketujuh anggota Brimob terlihat duduk berjejer memakai baju tahanan Propam berwarna hijau.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mereka tampak kaku, menunduk, dan berhadapan langsung dengan penyidik Propam yang melontarkan pertanyaan tajam.
Momen ini sontak menuai beragam komentar warganet.
Banyak yang menyebut langkah Polri ini sebagai bentuk transparansi, tapi tak sedikit pula yang menilai hanya “panggung pencitraan” untuk meredam amarah publik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kronologi nahas Affan memang mengiris hati. Pada Kamis malam (28/8/2025), mobil rantis Brimob menabraknya hingga terjatuh.
Alih-alih berhenti untuk menolong, kendaraan itu malah kembali melaju dan melindas tubuh Affan yang sudah terkapar di jalan.
Sang driver ojol akhirnya tewas di tempat, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan sesama ojol.
Insiden ini memicu gelombang kemarahan. Ratusan driver ojol bersama warga mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, dan melakukan aksi protes.
Situasi memanas hingga massa membakar pos polisi di kolong flyover Senen. Kejadian ini menjadi simbol meledaknya amarah rakyat terhadap kesewenang-wenangan aparat.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah menyampaikan permintaan maaf resmi kepada keluarga korban. Ia berjanji mengusut kasus ini secara transparan tanpa pandang bulu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!