Sekolah Peduli Kependudukan Ajarkan Isu Kependudukan sejak Dini
📅 Kamis, 28 Agu 2025, 20:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
BANDARLAMPUNG – Sekretaris Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Budi Setiyono mengatakan program Sekolah Peduli Kependudukan menjadi salah satu upaya mengajarkan mengenai isu kependudukan sejak dini.
"Ada beberapa jalur yang sedang kami kerjakan untuk meningkatkan pengetahuan akan kependudukan. Pengetahuan kependudukan ini juga masuk dalam kurikulum pendidikan melalui program Sekolah Peduli Kependudukan atau Sekolah Siaga Kependudukan," ujar Sekretaris Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Budi Setiyono, di Bandarlampung, Kamis (28/8).
Ia mengatakan nantinya melalui program tersebut berbagai sekolah akan diajarkan mengenai isu-isu kependudukan secara umum.
"Nanti pembelajaran di sekolah-sekolah akan diintegrasikan dengan materi kependudukan dalam kegiatan yang sudah terdapat dalam kurikulum sekolah, agar anak-anak paham isu kependudukan sejak dini," ucap dia.
Dia menjelaskan dalam memperluas isu kependudukan dalam sektor pendidikan, pihaknya juga memiliki akademi keluarga.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami memiliki akademi keluarga yang nantinya akan mendidik tentang persoalan membangun rumah tangga, menyelesaikan tata kelola keuangan, merencanakan anak dan kelahiran, mengajarkan siklus hidup dari 1.000 hari pertama hingga lansia dalam akademi tersebut," tambahnya.
Menurut dia, tengah dikembangkan pula sekolah keluarga berbasis digital yang akan diaplikasikan dalam super apps.
"Untuk sekolah keluarga digital ini masih dalam proses penyusunan. Ini nanti berfungsi ketika orang mau menikah, merencanakan kehamilan, melahirkan bisa berkonsultasi secara daring semua jawaban ada di situ," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia melanjutkan dalam sekolah keluarga digital tersebut terdapat konsultan realtime yang siap sedia menjawab serta melayani konsultasi masyarakat terkait kependudukan secara daring.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!