Bapisus: Ada Pihak-pihak yang Ingin Indonesia Selalu Ribut
📅 Kamis, 28 Agu 2025, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus menyatakan ada pihak-pihak yang ingin Indonesia selalu ribut. Presiden mengharapkan para jajaran untuk menjaga situasi negeri ini kondusif.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat, seperti Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bapisus) Aris Marsudiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo guna membahas situasi negara, khususnya pada beberapa hari terakhir.
“Saya tadi dipanggil Pak Presiden, membahas segala macam tentang situasi di Indonesia,” kata Aris saat ditemui usai menghadiri rapat terbatas dipimpin Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (27/8).
Aris mengatakan bahwa dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo meminta para jajaran untuk menjaga situasi kondusif di negeri ini.
Apalagi, pemerintahan Presiden Prabowo sudah berada dalam jalur yang benar dalam menjalankan berbagai program prioritas agar berjalan dengan lancar.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pemerintah sudah on the right track untuk membangun. Dan program-programnya berjalan dengan baik, sudah sampai ke bawah ke masyarakat. Marilah kita junjung rasa persatuan karena Indonesia akan maju dengan satu kunci, yaitu bersatu,” kata Aris.
Ia juga mengimbau agar seluruh masyarakat, terutama siswa sekolah agar tidak mudah terprovokasi dengan berita yang tidak jelas sumbernya.
Dengan adanya kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang memudahkan pembuatan berita bohong, pemerintah mengimbau agar masyarakat dapat menyaring berita agar tidak terpengaruh pada hoaks.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, ada pihak-pihak yang ingin masyarakat Indonesia selalu ribut melalui penyebaran berita hoaks sehingga dapat memicu kekerasan.
“Ada pihak yang ingin Indonesia ini selalu ribut. Oleh karena itu, sekali lagi adik-adik jangan mudah terprovokasi degan berita hoaks, harus benar-benar tajam, harus dilihat asal beritanya. Jangan mudah untuk melakukan kekerasan ya,” katanya.
Selain Kepala Bapisus, Presiden Prabowo juga memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dalam rapat tersebut.
Kebebasan Berpendapat
Sebelumnya, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menyatakan bahwa pemerintah menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat melalui aksi demonstrasi.
“Kebebasan berpendapat tidak pernah dilarang, orang ingin menunjukkan aspirasinya dijamin oleh oleh undang-undang, tetapi merusak (fasilitas umum) tidak dijamin oleh undang-undang,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!