Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua MPR: Perlu Evaluasi Konstitusi Jelang Indonesia Emas 2045

📅 Senin, 14 Jul 2025, 00:28 WIB | Oleh:
Ketua MPR: Perlu Evaluasi Konstitusi Jelang Indonesia Emas 2045 Doc: Koran Jakarta/M. Fachri
Ket. Ketua MPR Ahmad Muzani memberi sambutan saat menutup Gathering Media dan MPR di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (12/7) malam.

Lombok - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menyerukan pentingnya sinergi antar-lembaga negara dalam menghadapi tantangan kebangsaan ke depan, terutama menjelang satu abad kemerdekaan Indonesia pada 2045. Bukan itu saja, Muzani juga menyinggung perlunya evaluasi terhadap konstitusi Indonesia.

“Ketika Indonesia genap berusia 100 tahun pada 2045, pertanyaannya adalah apakah konstitusi kita saat ini masih relevan? Kita perlu mulai memikirkan konstitusi modern yang bisa menjawab tantangan zaman,” ujar Muzani dalam sambutannya saat menutup Gathering Media dan MPR RI di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (12/7/2025) malam.

20250714002815_New_a20b9b7e-a6b5-4390-b6df-3684d9bee692.jpg

Pernyataan ini disampaikan dalam forum silaturahmi yang turut dihadiri oleh sejumlah anggota MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, di antaranya Dewa Gede Agung Budiarsana (Dapil Bali), Ir. Bambang Haryo Soekarto (Dapil Jawa Timur I), serta Ketua DPD Gerindra NTB yang juga Bupati Lombok Tengah, H. Darul Fathir Bahri. Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, dan jajaran Sekjen MPR lainnya juga hadir dalam acara tersebut.

Muzani menekankan bahwa sinergi antara lembaga negara dan program pemerintah adalah keniscayaan jika bangsa ini ingin mempercepat pencapaian tujuan nasional. “Kalau lembaga negara berjalan sendiri-sendiri dan tidak saling mendukung, maka akan muncul kerentanan institusional. Program pemerintah harus mendapat dukungan dari lembaga negara, dan sebaliknya,” ujarnya.

20250714002815_New_87d96efc-2571-4f6f-94a9-1b23c2616b73.jpg

Pada kesempatan tersebut, Muzani juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja media parlemen, khususnya Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP). Ia menyebut hubungan yang terbangun selama ini bukan hanya formal, tetapi juga strategis dan penuh kepercayaan.

“Pemberitaan media tentang MPR selama ini sangat membantu membangun citra positif lembaga, dan kami berterima kasih atas itu,” kata Muzani.

Sementara itu Sekjen MPR Siti Fauziah pada pembukaan kegiatan, Jumat (11/7) malam menjelaskan alasan memilih kegiatan di NTB karena provinsi ini punya potensi sumber daya alam yang besar, yang belum terpublikasi secara luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.