Vaksin Baru Mampu Lindungi dari Tipe HPV Varian Tinggi Tipe 52 dan 58
📅 Rabu, 27 Agu 2025, 19:35 WIB | Oleh: Haryo Brono“Revaksinasi HPV dengan vaksinasi generasi terbaru merupakan upaya penting yang bisa ditambahkan dalam kalender vaksinasi dewasa. Diskusikan dengan dokter untuk rekomendasi vaksinasi yang memberikan perlindungan lebih luas,” ujar dia.
Dalam kesempatan yang sama George Stylianou selaku MSD Indonesia Representative mengatakan, perusahaan ini berharap, melalui edukasi ini, masyarakat tergugah untuk mengambil langkah proaktif terhadap kesehatan dengan berkonsultasi kepada dokter mengenai vaksinasi, sehingga dapat terlindung dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
“Kami terus berkomitmen mendukung kolaborasi strategis dengan dokter dan asosiasi medis untuk menghadirkan vaksin HPV yang sesuai dengan kebutuhan populasi Indonesia,” kata dia.
Sebagai langkah pencegahan yang efektif, masyarakat diharapkan berdiskusi dengan dokter untuk mendapatkan saran pencegahan yang tepat. Apabila belum menerima vaksinasi HPV lengkap atau memiliki riwayat medis tertentu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan guna mendapatkan informasi dan rekomendasi yang sesuai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Konferensi pers ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya vaksinasi HPV sebagai upaya perlindungan diri dan keluarga terhadap kanker leher rahim dan penyakit lain yang berkaitan dengan infeksi HPV karena #YourDecisionMatters.
Kasusnya Meningkat
HPV merupakan virus yang dikenal dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti kanker leher rahim, kanker anogenital, serta kutil anogenital. Kanker yang disebabkan oleh HPV masih menjadi ancaman serius bagi populasi di dunia, termasuk di Indonesia. Pada tahun 2022, diperkirakan 660.000 perempuan terdiagnosis kanker leher rahim di seluruh dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Indonesia, kanker leher rahim merupakan kanker terbanyak kedua pada perempuan Indonesia dengan 36.000 kasus baru dan 21.000 kematian setiap tahunnya. Menurut WHO, jumlah perempuan yang akan terdampak kanker leher rahim diperkirakan akan terus meningkat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!