Mauro Zijlstra dan Miliano Disetujui untuk Dinaturalisasi
📅 Selasa, 26 Agu 2025, 14:14 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Semoga saja perjalanan naturalisasi Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans makin cepat usai paripurna DPR menyetujui pertimbangan status Warga Negara Indonesia (WNI), sehingga dapat memperkuat timnas Indonesia.
Kepastian ini didapat setelah permohonan naturalisasi Mauro dan Miliano disetujui oleh DPR dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung DPR, Selasa.
PSSI mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad serta seluruh pimpinan dan anggota Komisi X dan Komisi XIII. Mereka telah menunjukkan dukungan nyata terhadap kemajuan sepak bola nasional.
Tak hanya Mauro dan Miliano, dalam proses naturalisasi ini, PSSI juga menyertakan tiga calon pemain timnas putri Indonesia, yaitu Isabel Kopp, Pauline van de Pol, Isabelle Nottet.
Dalam kesempatan yang sama, PSSI juga menyebut bahwa langkah ini bukan hanya soal memperkuat tim nasional, melainkan juga menunjukkan sinergi yang baik antara dunia olahraga dan lembaga legislatif negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Langkah ini bukan hanya soal memperkuat tim nasional, tetapi juga mencerminkan sinergi antara dunia olahraga dan lembaga legislatif dalam membangun prestasi dan kebanggaan bangsa.
PSSI percaya bahwa dengan dukungan seperti ini, sepak bola Indonesia akan semakin kompetitif di kancah internasional. Setelah disetujui di Rapat Paripurna, proses selanjutnya dari kelima pesepak bola ini akan diteruskan ke Sekretariat Negara untuk memperoleh Surat Keputusan Presiden (Keppres) sebagai syarat pengambilan sumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Adapun, Mauro dan Miliano saat ini diproyeksikan PSSI untuk segera bergabung dengan timnas senior Indonesia yang akan berlaga di FIFA Match Day bulan September melawan Lebanon (8 September) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tim Garuda akan melakoni dua laga FIFA Match Day di bulan yang sama, namun Kuwait yang dijadwalkan menjadi lawan pada 5 September mendadak batal. Saat ini, tim Garuda berupaya untuk mencari pengganti Kuwait.
Sementara itu, ketiga calon pemain timnas putri akan menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang Garuda Pertiwi yang menargetkan peringkat 50 besar FIFA, posisi 10 besar Asia, lolos ke setiap putaran final AFC Women’s Asian Cup, dan menembus FIFA Women’s World Cup 2035.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!