Kepercayaan Buyer Meningkat, Potensi Transaksi Hasil Laut Indonesia Tembus Rp2,06 Triliun di JISTE 2025
📅 Selasa, 26 Agu 2025, 23:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Udang, rumput laut, dan tuna masih menjadi primadona. Selain komoditas tersebut, bulu babi (uni) mulai
mendapat perhatian khusus di pasar Jepang karena adanya penurunan produksi di negara tersebut akibat
penangkapan ikan yang berlebihan (overfishing) dan perubahan ekosistem laut. Hal ini membuka peluang
bagi pemasok dari Indonesia,” terang Miftah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo Maria Renata Hutagalung mengungkapkan, keberhasilan Indonesia di JISTE 2025 bukan hanya soal besarnya capaian transaksi, tetapi juga menjadi bentuk diplomasi ekonomi strategis. “Indonesia menampilkan produk perikanan berkualitas sekaligus membangun jejaring bisnis jangka panjang dengan pelaku usaha Jepang dan internasional,”imbuhnya.
Kepercayaan Menguat
Kepala Indonesian Trade Promotions Center (ITPC) Osaka Didit Akhdiat Suryo juga menyatakan, antusiasme buyer Jepang pada pameran ini begitu luar biasa. “Kepercayaan terhadap kualitas produk laut Indonesia semakin menguat. Ini momentum emas untuk memperluas penetrasi pasar di Jepang," tegasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
JISTE merupakan pameran tahunan berkonsep business-to-business (B-to-B) berskala internasional. Pameran ini menampilkan produk ikan segar dan olahan, hasil laut, serta teknologi pengolahan dan pengemasan.
Tahun ini, penyelenggara menargetkan kehadiran 30.000 pengunjung dari berbagai negara, termasuk distributor, penjual grosir, dan ritel produk perikanan.
Ajang ini menghadirkan lebih dari 1.000 stan dengan partisipasi 19 negara. Beberapa di antaranya Tiongkok, Amerika Serikat, Norwegia, Kanada, Meksiko, Cile, Turki, India, Hongkong, Taiwan, Ekuador, Skotlandia, Irlandia, Peru, Korea Selatan, dan Australia.
Jepang merupakan salah satu mitra utama ekspor perikanan Indonesia. Pada 2024, ekspor Indonesia untuk sektor ini ke Jepang tercatat 398,75 juta dollar AS, sedangkan periode Januari–Juni 2025 mencapai 188,15 juta dollar AS. Komoditas utama ekspor Indonesia ke Jepang adalah udang, cakalang, tuna, kepiting, dan moluska.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!