Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nyaman Sambut Ramadan, PLN Imbau Pelanggan Bayar Listrik di Awal Waktu

📅 Senin, 03 Mar 2025, 14:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nyaman Sambut Ramadan, PLN Imbau Pelanggan Bayar Listrik di Awal Waktu Doc: istimewa

Jakarta, 3 Maret 2025 - Menjelang bulan suci Ramadan, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengimbau pelanggan untuk membayar tagihan listrik pascabayar di awal waktu guna memastikan kenyamanan dalam beribadah. Tagihan listrik pascabayar akan keluar pada awal bulan, tepatnya setiap tanggal 2 atau 3, sehingga pelanggan sudah bisa melakukan pembayaran sejak saat itu.

1740987152_1431d34574ae7a38fe51.jpg

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran, mengatakan bahwa membayar listrik lebih awal dapat menghindarkan pelanggan dari risiko keterlambatan serta memastikan pasokan listrik tetap andal selama Ramadhan.

"Kami mengimbau pelanggan untuk membayar listrik tepat waktu, terutama awal bulan Ramadan. Dengan membayar di awal bulan, pelanggan bisa lebih tenang dalam beribadah tanpa khawatir dengan tagihan listrik yang tertunda," ujar Lasiran.

1740987153_6b8b80b4403449f62187.jpg

Untuk pelanggan listrik pascabayar, PLN melakukan perhitungan tagihan berdasarkan hasil pencatatan meter oleh petugas PLN. Selain itu, pelanggan juga memiliki opsi untuk melakukan catat meter mandiri melalui Aplikasi PLN Mobile setiap tanggal 24-27 setiap bulannya.

"Melalui fitur catat meter mandiri di PLN Mobile, pelanggan bisa lebih mudah memantau pemakaian listriknya. Kami terus mendorong pelanggan untuk memanfaatkan layanan digital ini agar lebih praktis dan transparan," tambah Lasiran.

Pembayaran tagihan listrik dapat dilakukan melalui berbagai kanal, seperti aplikasi PLN Mobile, mobile banking, internet banking, ATM, maupun melalui loket pembayaran resmi yang bekerja sama dengan PLN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Simulasi Pengamanan Pelaksa...
Ekonomi
QRIS Bukan Cuma Alat Bayar,...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.