Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Forum NeutraDC Bahas Penggunaan AI untuk Perkuat Pusat Data

📅 Selasa, 26 Agu 2025, 11:45 WIB | Oleh:
Forum NeutraDC Bahas Penggunaan AI untuk Perkuat Pusat Data Doc: ANTARA
Ket. Forum NeutraDC PT Telkom Data Ekosistem yang merupakan anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) bahas penguatan pusat data dengan AI di Badung, Bali, Selasa 26/8/2025.

BADUNG - Forum NeutraDC milik PT Telkom Data Ekosistem yang merupakan anak perusahaan BUMN telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) membahas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat pusat data.

CEO NeutraDC Andreuw Th AF di Kabupaten Badung, Selasa (26/8), mengatakan perkembangan AI sangat pesat namun pemanfaatannya belum terasa, padahal untuk bisnis seperti pusat data, perkembangan artifisial ini sangat dibutuhkan.

“Jadi forum ini bicara tentang penggunaan AI yang bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan bisnis, makanya yang hadir di sini bukan cuma penyedia saja, tapi juga pengembang, pelanggan data center (pusat data),” kata dia dalam NeutraDC Summit 2025.

Andreuw mencontohkan kebutuhan Telkom yang awalnya memproyeksi 5 tahun ke depan kapasitas pusat data yang dibutuhkan 800 MW, namun ternyata kebutuhannya mencapai 1,6 giga.

Ini mengapa adopsi AI dibutuhkan untuk bisnis pusat data karena nantinya sebagian besar pelanggan pusat data menggunakan bantuan cloud AI dan teknologi AI akan menjadi pengemudi dalam bisnis ini.

“Jadi kami akan mengkoneksikan semua AI-pusat data kita, berikutnya yang kami lakukan bagaimana berusaha masuk ke dalam atau mempercepat adopsi dari AI itu sendiri,” ujarnya.

Dalam penggunaan AI di pusat data dibutuhkan energi 4-5 kali lipat, dimana setiap negara memiliki kebutuhan berbeda seperti dalam menjaga suhu, sehingga PT Telkom bekerja sama dengan PLN.

Rencananya perusahaan data center yang menjadi tulang punggung bagi ekosistem digital di Indonesia ini akan melakukan ekspansi ke Batam, Cikarang, dan Singapura.

“Ekspansi kita mulai di tahun depan, Batam itu juga di tahun depan akan mulai, pemilihan ini berdasarkan ketersediaan listrik, ketersediaan air, kemudian juga kemudahan akses, dan lahan,” ujar Andreuw.

Saat ini investasi pusat data ke Indonesia belum banyak, padahal potensinya besar karena Indonesia tidak memiliki masalah dengan energi, air, dan akses pasar yang besar.

Sehingga, menurut PT Telkom potensi ini harus diambil dengan mengembangkan ekosistem pusat data yang terintegrasi dengan teknologi AI yang sudah siap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.