Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama di Sektor Perikanan

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 22:08 WIB | Oleh:
Indonesia-Jepang Perkuat Kerja Sama di Sektor Perikanan Doc: AFP
Ket. Ilustrasi - Para pedagang ikan memeriksa ikan tuna sirip biru sebelum perdagangan pertama tahun baru di pasar ikan Tsukiji, Tokyo.

JAKARTA - Indonesia berupaya memperkuat kerja sama perdagangan, investasi, dan teknologi dengan Jepang di sektor kelautan dan perikanan dengan berpartisipasi dalam pameran Japan International Seafood and Technology Expo (JISTE) di Tokyo, pada 20-22 Agustus 2025.

Dalam siaran pers KBRI Tokyo, Kamis (21/8), Atase Perdagangan KBRI Tokyo Merry Astrid Indriasari mengatakan produk perikanan dan kelautan Indonesia telah memenuhi sistem ketelusuran (traceability).

Selain memenuhi sistem ketelusuran, produk-produk tersebut juga telah memenuhi standar praktik perikanan berkelanjutan yang sejalan dengan standar internasional dan tuntutan pasar Jepang yang mengutamakan kualitas dan keamanan pangan

Ia menuturkan, Indonesia memiliki hasil perikanan lebih dari 6 juta ton setiap tahunnya serta beragam produk unggulan yang memenuhi standar kualitas global, seperti tuna, udang, rumput laut, hingga produk olahan bernilai tambah.

”Diharapkan, keikutsertaan Indonesia dalam pameran ini dapat memperoleh transaksi yang baik dari para pengunjung pameran yang hadir. Termasuk tentunya dapat memberi nilai tambah dan mempererat persahabatan antara Indonesia dan Jepang,” ujar Merry.

Indonesia menghadirkan 17 pelaku usaha sektor perikanan Indonesia dan produk yang ditampilkan antara lain tuna fillet (segar/beku), udang, gurita, rumput laut, ikan layur, kepiting dan bulu babi (sea urchin)

Sektor perikanan dan kelautan menjadi salah satu komoditi potensial ekspor dari Indonesia ke Jepang. Pada 2024, Kementerian Perdagangan mencatat ekspor Indonesia ke Jepang mencapai US$530,88 juta (Rp8,6 triliun), dengan didominasi ekspor produk udang serta ikan fillet beku.

Sementara itu, pada Januari-Juni 2025, ekspor produk perikanan Indonesia mencapai US$270 juta (Rp4,4 triliun), naik empat persen di periode yang sama pada 2024. Beberapa komoditi antara lain udang, ikan beku dan telur ikan, berkontribusi terhadap peningkatan ekspor di semester pertama 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.