Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sukses Gelar Drama Musikal, Kemenbud Komitmen Terus Hidupkan Lagu-lagu Anak Indonesia

📅 Rabu, 20 Agu 2025, 12:50 WIB | Oleh:
Sukses Gelar Drama Musikal, Kemenbud Komitmen Terus Hidupkan Lagu-lagu Anak Indonesia Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) suskesmenyelenggarakan pentas drama musikal “Harmoni Sahabat KILA – Melangkah Bersama Meraih Cita-cita” di Teater Besar, Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM)

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dalam sambutannya menyebutkan bahwa KILA merupakan gerakan nasional yang bertujuan menghidupkan kembali semangat penciptaan dan penampilan lagu anak Indonesia yang berkualitas. Digelarnya drama musikal ini merupakan puncak darirangkaian programKILA, sekaligus mengumumkan pemenang KILA (Kita Cinta Lagu Anak) 2025, baik kategori Lomba Cipta Lagu Anak dan Lomba Menyanyi Lagu Anak.

“Melalui program KILA, Kementerian Kebudayaan berkomitmen menghidupkan lagu-lagu anak yang bermakna, mendidik, sekaligus membentuk karakter bangsa,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/8).

Drama musikal “Harmoni Sahabat KILA” menghadirkan kisah yang terinspirasi dari program KILA itu sendiri. Menyuguhkan pesan tentang persahabatan, keberanian, dan semangat gotong royong generasi muda Indonesia yang dipentaskan melalui musik, tari, serta seni peran anak-anak berbakat dari berbagai daerah di Indonesia.

Pentas ini menjadi ruang ekspresi talenta anak-anak Indonesia yang dipilih dari pemenang lomba menyanyi KILA tahun-tahun sebelumnya serta membawakan karya-karya lagu anak ciptaan para pemenang lomba cipta lagu KILA. Lebih lanjut, Menbud Fadli Zon berharap drama musikal dapat berkembang menjadi tren penting di Indonesia.

“Drama musikal bukan hanya menghibur, tetapi juga menuntut kemampuan lengkap: bernyanyi, menari, berakting, serta kerja sama tim yang solid. Ke depan, kita optimistis akan lahir lebih banyak drama musikal yang mengangkat cerita-cerita Indonesia, termasuk dongeng dan cerita rakyat kita,” jelasnya.

Tahun 2025 KILA telah menjaring 1.023 peserta, terdiri dari peserta Lomba Cipta Lagu Anak berjumlah 253 peserta dan Lomba Menyanyi Lagu Anak berjumlah 770 peserta. Melalui tahap seleksi dan audisi oleh dewan juri, diputuskan 15 nominasi untuk kategori Cipta Lagu Anak dan 50 nominasi untuk kategori Menyanyi Lagu Anak.

Perhelatan pentas drama musikal “Harmoni Sahabat KILA” menjadi momen penting diumumkannya para pemenang dari kedua kategori tersebut, antara lain: Kategori Lomba Cipta Lagu Anak menetapkan tiga lagu anak terbaik: Tidurlah Cukup karya Andre Natalis Putranto; Tujuh Kebiasaan Hebatku karya Damianus Arie Senjayanto; dan Bangun Pagi karya Rhindra Suspa.

Kategori Lomba Menyanyi Lagu Anak menetapkan Nyoman Bratasena Danapati dari Provinsi Bali sebagai Juara I, Kadek Divya Ishana Dwija Putri dari Provinsi Bali sebagai Juara II, Lissie Wilhelmina Kambu Sumule dari Papua sebagai Juara III, Daffa Pradika Bimantara dari Provinsi Jawa Timur sebagai Juara Harapan; Annisa Faiha Adriana dari Provinsi Sumatera Selatan sebagai Juara Harapan, dan Beatricia Ashera dari Provinsi Sumatera Selatan sebagai Juara Harapan.

Menteri Kebudayaan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, baik pemenang dan seluruh peserta. Ia menyampaikan pesan bahwa selalu ada pemenang pada setiap kompetisi.

“Jangan pernah putus asa. Kompetisi pasti melahirkan pemenang, namun yang terpenting adalah mempersiapkan diri lebih baik di masa depan,” pesannya.

Program KILA dilaksanakan sejak 2020 dan telah membentuk serta memperluas jaringan dan database pencipta dan pemerhati lagu anak dari berbagai daerah di Indonesia melalui lomba penciptaan lagu anak dan lomba menyanyikan lagu anak. Selain dari jumlah pencipta lagu anak yang bertambah dengan nama baru setiap tahunnya, program ini juga menambah jumlah koleksi lagu anak yang dihasilkan dari setiap kegiatan lomba KILA.

Pementasan drama musikal “Harmoni Sahabat Kila” disaksikan secara langsung oleh pengunjung yang terdiri dari siswa sekolah menengah di Jakarta, Bekasi, Depok, Bandung, Pati, Yogyakarta, hingga Surabaya, dengan jumlah tak kurang dari 1.250 orang. Acara ini

turut dihadiri pula oleh Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha Djumaryo; Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan, Fryda Lucyana; Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.