Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Nelayan Tiongkok Berlayar Menuju LTT dan LTS

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Nelayan Tiongkok Berlayar Menuju LTT dan LTS Doc: AFP
Ket. Sejumlah kapal nelayan Tiongkok sedang berlabuh di pelabuhan di Xiamen, Provinsi Fujian, beberapa waktu lalu. Kantor berita NHK pada Minggu (17/8) melaporkan ratusan kapal nelayan Tiongkok bergegas berlayar ke LTT dan LTS.

TOKYO - Kapal-kapal penangkap ikan dilaporkan telah berlayar dari sejumlah pelabuhan Tiongkok setelah pencabutan larangan tahunan untuk beroperasi di beberapa wilayah Laut Tiongkok Timur (LTT) dan Laut Tiongkok Selatan (LTS).

Wilayah tersebut mencakup perairan di sekitar Taiwan dan perairan di lepas pantai Kepulauan Senkaku di Prefektur Okinawa Jepang. Jepang saat ini menguasai Kepulauan Senkaku, sementara Tiongkok dan Taiwan mengklaimnya. Pemerintah Jepang mempertahankan sikap tidak ada isu kedaulatan terkait klaim kedua negara atas Senkaku.

Pada Sabtu (16/8), pemerintah Tiongkok mencabut larangan yang diberlakukan setiap tahun dengan alasan melindungi sumber daya laut.

“Banyak kapal meninggalkan pelabuhan di Quanzhou di Provinsi Fujian, yang menghadap Laut Tiongkok Timur,” lapor kantor berita NHK pada Minggu (17/8).

Ketegangan meningkat setelah larangan tersebut dicabut pada 2016, ketika lebih dari 200 kapal penangkap ikan memenuhi perairan dekat kepulauan tersebut. Beberapa di antaranya, termasuk kapal pemerintah Tiongkok, memasuki perairan teritorial Jepang.

Pemerintah Provinsi Fujian tampaknya berharap dapat mencegah ketegangan tahun ini. Mereka menginstruksikan para nelayan untuk lebih waspada terhadap wilayah laut yang sensitif dan secara sadar menghindari risiko politik. Para pejabat Tiongkok pun diperkirakan memperkuat langkah-langkah pemantauan dan penegakan hukum bagi kapal-kapal tersebut.

Salah seorang nelayan mengatakan kepada NHK bahwa mereka tidak diizinkan beroperasi di dekat Jepang dan Taiwan, serta aktivitas mereka dibatasi pada zona maritim yang ditentukan.

Kapal-kapal pemerintah Tiongkok sering memasuki perairan teritorial Jepang di dekat Kepulauan Senkaku. Pasukan Penjaga Pantai Jepang menyatakan bahwa jumlah kapal-kapal semacam itu yang tercatat di zona tambahan, tepat di luar perairan teritorial Jepang, mencapai rekor tertinggi selama 355 hari pada tahun 2024 lalu. SB/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.