Final Impian di Cincinnati Open, Alcaraz Tantang Juara Bertahan Sinner
📅 Minggu, 17 Agu 2025, 08:27 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
CINCINNATI, AMERIKA SERIKAT – Final impian kembali tersaji di partai puncak Cincinnati Open. Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner dan rival utamanya Carlos Alcaraz bertemu di laga final turnamen besar untuk keempat kalinya musim ini, setelah keduanya meraih kemenangan dua set langsung dalam pertandingan semifinal, Minggu (17/8).
Juara bertahan Sinner tampil dominan saat menyingkirkan petenis kualifikasi peringkat 136 dunia Terence Atmane dengan skor 7-6 (7/4), 6-2. Di sisi lain, Alcaraz, unggulan kedua asal Spanyol, mengatasi Alexander Zverev yang terlihat kepayahan akibat cuaca panas 32 derajat Celsius dan kelembapan tinggi, dengan skor meyakinkan 6-4, 6-3.
Pertemuan ini menjadi laga ulangan final di Roma, Roland Garros, dan Wimbledon, dengan kemenangan terakhir diraih Sinner di All England Club bulan lalu.
Sinner, yang merayakan ulang tahunnya ke-24, mematahkan mimpi Atmane melaju ke final. Dia kini berambisi menjadi petenis pertama sejak Roger Federer (2014–2015) yang mampu meraih gelar beruntun di Cincinnati. Ini juga menjadi turnamen pertamanya sejak menjuarai Wimbledon dan menariknya, Sinner belum kehilangan satu set pun sampai ke final.
“Setiap lawan baru selalu sulit. Di tahap akhir turnamen, tekanannya semakin besar, dan mereka pantas berada di sini,” ujar Sinner.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi Alcaraz, ini adalah final keduanya di Cincinnati setelah tahun lalu takluk dari Novak Djokovic. Kemenangan atas Zverev membuatnya kini memimpin perolehan kemenangan terbanyak ATP musim ini, yakni 53 kemenangan dan lima gelar.
Alcaraz merebut set pertama lewat satu break, sebelum Zverev yang menderita diabetes mulai terlihat tak bertenaga dan sempat meminta perawatan medis usai gim ketiga set kedua. Meski performa Alcaraz sedikit naik-turun, termasuk empat double fault di gim kedua, dia mengakhiri laga dengan memenangkan 12 poin beruntun.
“Kami memulai dengan level bagus, reli-reli Panjang. Tiba-tiba dia merasa tidak enak, dan saya lebih fokus pada kondisi dia ketimbang permainan saya sendiri. Sulit rasanya, tapi saya doakan yang terbaik untuknya,” ujar Alcaraz.
Sebaiknya Anda baca juga:
Alcaraz kini bertekad membalas kekalahan Wimbledon dari Sinner dalam laga final yang berlangsung Selasa (19/8). “Kami selalu mengeluarkan tenis terbaik kami. Kami saling mendorong level permainan satu sama lain. Saya siap menghadapi tantangan ini,” tegasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!