Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 23:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Doc: Antara
Ket. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya prakiraan cuaca BMKG terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.    

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Minggu malam, mengatakan kesiapsiagaan di tingkat tapak penting mengingat cuaca ekstrem tersebut memicu ancaman bencana hidrometeorologi basah seperti yang baru saja melanda Kabupaten Blora, Jawa Tengah. 

"Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang. Kami meminta pemda dan masyarakat tetap meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana tersebut," ujar Abdul.  

Dia menjelaskan, dampak nyata dari faktor cuaca ekstrem dengan durasi panjang tersebut salah satunya memicu banjir yang merendam 35 rumah warga serta dua fasilitas pendidikan, yakni SD Mulyorejo 1 dan SMP 4 Cepu di Desa Mulyorejo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jumat (22/5) malam.

Meskipun kondisi genangan di Blora dilaporkan telah berangsur surut pada Sabtu (23/5) setelah diasesmen oleh BPBD setempat, BNPB mengingatkan bahwa dinamika atmosfer saat ini sangat fluktuatif karena beberapa wilayah lain justru mulai memasuki musim kemarau. 

Oleh karena itu, lanjutnya, kesiapsiagaan yang diminta oleh BNPB tidak hanya berfokus pada ancaman banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem saja, melainkan juga pada potensi bencana hidrometeorologi kering seperti kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).  

Masyarakat diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi resmi dan peringatan dini yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah, BPBD, BMKG, maupun PVMBG. Langkah antisipasi dini dan respons cepat dari seluruh unsur dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko serta dampak kerusakan akibat bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Poin-poin Penting dari Puta...

SDN Malabar II, SR Tertua Jawa Barat Di PTPN I Kebun Malabar

59 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
SDN Malabar II, SR Tertua J...
Megapolitan
Sebanyak 3.761 Personel Gab...
Nasional
Keluar dari RS Polri, Kuasa...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Momentum Perkuat Wisata Dalam Negeri
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.