Jannik Sinner Juarai Wimbledon 2026 usai Kalahkan Alexander Zverev
📅 Senin, 13 Jul 2026, 07:17 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner sukses mempertahankan gelar Wimbledon setelah mengalahkan Alexander Zverev dengan skor 6-7(7), 7-6(2), 6-3, 6-4 pada babak final, Senin (13/7) WIB.
Kemenangan itu menjadikan Sinner sebagai petenis ke-10 yang mampu mempertahankan gelar tunggal putra Wimbledon pada era tenis modern atau Open sekaligus mengamankan gelar Grand Slam kelima dalam karirnya dan yang pertama pada musim 2026.
"Kami berdua memulai pertandingan dengan sangat baik. Saya dan tim melakukan persiapan sebaik mungkin, jadi saya berterima kasih kepada seluruh tim atas dukungan yang luar biasa," kata Sinner saat seremoni penyerahan trofi, dikutip dari ATP.
"Ini kembali menjadi final yang hebat dan saya sangat senang bisa menang serta menampilkan permainan dengan level yang tinggi,"
Sinner bangkit setelah kehilangan set pertama melalui tie-break. Petenis Italia berusia 24 tahun itu meningkatkan intensitas permainannya pada tie-break set kedua sebelum merebut masing-masing satu break pada set ketiga dan keempat untuk mengamankan kemenangan dalam waktu tiga jam 46 menit.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sepanjang pertandingan, Zverev tampil agresif dengan mencatatkan persentase servis pertama mencapai 76 persen. Namun, Sinner mampu bermain sabar, bertahan dengan solid dari area baseline, serta memanfaatkan peluang break pada momen-momen krusial.
Sinner menyelamatkan satu-satunya break point yang dihadapinya dan membukukan 58 winner sebelum memastikan kemenangan lewat match point pertamanya. Hasil tersebut membuat catatannya menjadi lima kemenangan dari tujuh final Grand Slam yang telah dijalani.
Berkat kemenangan itu, Sinner dipastikan tetap menghuni peringkat pertama dunia dengan keunggulan 4.970 poin atas Zverev yang akan naik ke posisi kedua dunia pada pembaruan peringkat, Senin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gelar Wimbledon menjadi trofi keenam Sinner sepanjang musim 2026 setelah melengkapi Career Golden Masters lewat keberhasilan menjuarai ATP Masters 1000 Roma pada Mei.
Di sisi lain, Zverev gagal menutup penampilan impresifnya di Wimbledon dengan gelar juara. Petenis Jerman berusia 29 tahun itu tampil pada final Wimbledon pertamanya setelah belum pernah melampaui babak keempat dalam sembilan penampilan.
"Selamat kepada Jannik. Dia kembali menunjukkan mengapa dia adalah pemain terbaik di dunia," ujar Zverev,
"Kepada tim saya, kita menjalani dua bulan yang luar biasa meski kalah di final ini. Kami datang ke Wimbledon tanpa pernah mencapai perempat final dan kini berhasil mencapai final. Untuk pertama kalinya saya benar-benar percaya bisa memenangi trofi ini suatu hari nanti."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!