Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Piala Dunia 2026 Bergulir di Tengah Euforia, Harga Tiket Fantastis, dan Polemik Visa

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 00:03 WIB | Oleh:
Piala Dunia 2026 Bergulir di Tengah Euforia, Harga Tiket Fantastis, dan Polemik Visa Doc: AFP
Ket. Ilustrasi suporter timnas Meksiko.

MEXICO CITY, MEKSIKO — Panggung sepak bola terbesar di dunia akhirnya resmi dibuka. Piala Dunia akan dimulai Jumat (12/6) pagi WIB dengan pertandingan perdana antara tuan rumah bersama Meksiko menghadapi Afrika Selatan di Stadion Azteca, Mexico City.

Turnamen edisi kali ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 negara peserta dan berlangsung hampir enam pekan hingga partai final di New Jersey pada 19 Juli. Piala Dunia yang digelar oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada ini diperkirakan mencetak rekor pendapatan mencapai 13 miliar dolar AS (sekitar 210 triliun rupiah).

Namun, menjelang sepak mula, FIFA menghadapi sejumlah kritik. Salah satu sorotan terbesar adalah harga tiket yang dianggap terlalu mahal, sementara kebijakan imigrasi Amerika Serikat juga memunculkan persoalan setelah sejumlah pihak mengalami kesulitan masuk ke negara tersebut.

Presiden FIFA Gianni Infantino membela penyelenggaraan turnamen tersebut saat berbicara di Mexico City, Kamis.

Ia menilai harga tiket telah ditetapkan secara layak, meski beberapa kategori premium dilaporkan mencapai lebih dari 30.000 dolar AS atau sekitar 486 juta rupiah per lembar.

Sebagai respons terhadap kritik, FIFA juga menyediakan tiket dengan harga terendah 60 dolar AS (sekitar 972 ribu rupiah).

“Biaya masuk kami sebesar 60 dolar adalah yang terendah dibandingkan olahraga besar Amerika lainnya pada fase playoff,” ujar Infantino.

Ia menambahkan, rata-rata harga tiket Piala Dunia masih berada di bawah 500 dolar AS (sekitar 8,1 juta rupiah), yang menurutnya lebih rendah dibandingkan ajang olahraga elite lainnya di Amerika Serikat.

Kontroversi lain muncul setelah wasit asal Somalia, Omar Artan, ditolak masuk ke Amerika Serikat ketika tiba di Miami. FIFA kemudian memastikan sang pengadil tidak akan terlibat dalam pertandingan selama turnamen berlangsung.

“Itu adalah sesuatu yang sangat disayangkan. Kami tidak mengendalikan semuanya. Kami tetap bekerja untuk menyelesaikan berbagai persoalan,” kata Infantino.

Ia juga menyoroti kehadiran Iran di Piala Dunia sebagai keberhasilan FIFA menjaga sepak bola tetap berjalan di tengah situasi politik global yang sulit.

“Banyak yang mengatakan Iran tidak akan bisa datang. Ada tantangan besar, tetapi mereka tetap dapat bermain,” ujarnya.

Hubungan dekat Infantino dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menjadi perhatian. Namun, Infantino justru memberikan apresiasi kepada Trump atas dukungannya terhadap penyelenggaraan Piala Dunia di AS.

“Tanpa dukungan dan keterlibatannya, penyelenggaraan Piala Dunia di Amerika Serikat akan sulit terjadi,” kata Infantino.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Senin, Samsat Keliling Laya...
Nasional
Destry Damayanti Jadi Pejab...
Nasional
Kementan Siapkan 56 Ribu Po...
Olahraga
STY Apresiasi Pemain Persij...
Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Nyataka...
Ekonomi
Rupiah Diprediksi Masih Ter...
Nasional
Gubernur Bank Indonesia Per...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.