Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Jaksel Imbau Guru Ajarkan Pengetahuan Hukum Sejak Dini untuk Cegah Kekerasan Anak

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 17:30 WIB | Oleh:
Pemkot Jaksel Imbau Guru Ajarkan Pengetahuan Hukum Sejak Dini untuk Cegah Kekerasan Anak Doc: Getty Images

JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menegaskan pentingnya peran guru dalam mengajarkan pengetahuan hukum sejak dini kepada siswa. Langkah ini dinilai dapat membuat anak-anak memahami haknya sehingga berani berbicara dan tidak takut melapor jika menjadi korban kekerasan atau pelecehan seksual.

"Perlindungan anak menjadi tanggung jawab bersama bagi pemerintah, guru, keluarga maupun masyarakat," kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar di Jakarta, Jumat.

Anwar juga mengajak para guru untuk menjadi pelindung sekaligus teladan bagi murid-muridnya. Menurutnya, peran guru sangat penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, aman, dan ramah anak.

"Mari kita wujudkan nilai-nilai moral dan akhlak mulia dengan mengajarkan anak tentang sopan santun, saling menghargai dan batasan perilaku yang sehat," ujarnya.

Sementara itu, Inspektur Provinsi DKI Jakarta Dhani Sukma menyatakan inspektorat memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan dan program pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan berjalan efektif. Pihaknya menegaskan bahwa fungsi pengawasan, evaluasi, dan pendampingan akan terus dilakukan agar sekolah mematuhi standar perlindungan anak.

Melalui langkah tersebut, kata Dhani, tata kelola pendidikan di Jakarta diharapkan bersih, transparan, dan berpihak pada keamanan peserta didik. Ia menekankan bahwa tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi kekerasan atau pelecehan di lingkungan sekolah.

"Sekolah harus jadi tempat yang aman, ramah dan mendukung tumbuh kembang peserta didik, tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi kekerasan atau pelecehan," ucap Dhani.

Menurutnya, pencegahan kekerasan harus dimulai sejak dini melalui edukasi, pembentukan karakter, dan penerapan aturan yang tegas. Hal ini menjadi pondasi penting agar siswa tumbuh dalam lingkungan yang sehat secara fisik maupun mental.

Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.303 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak telah ditangani hingga Juli 2025. Angka ini menunjukkan masih tingginya risiko kekerasan di wilayah ibu kota.

Jakarta Timur tercatat sebagai wilayah dengan kasus kekerasan perempuan dan anak tertinggi, yakni sebesar 20,6 persen atau setara 268 kasus. Data tersebut menjadi peringatan bagi seluruh pihak untuk memperkuat langkah pencegahan dan perlindungan sejak dini.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:02 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:02 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Gersi Anak
Gersi Anak
05 Apr 2026, 21:02 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Pemkot Semarang: Lurah Bisa...
Ekonomi
Rehabilitas Mangrove Perkua...
Megapolitan
Jakarta Masih Menarik bagi ...
Nasional
Piala Dunia Segera Hadir, A...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.