Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Air Bersih di Pulau Panggang Dampak Cuaca Buruk dan Gelombang Tinggi

📅 Senin, 13 Jul 2026, 22:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Krisis Air Bersih di Pulau Panggang Dampak Cuaca Buruk dan Gelombang Tinggi Doc: Antara
Ket. Petugas Sudin SDA Kepulauan Seribu memasang pipa usai mengeruk saluran air sebagai upaya mencegah banjir di daerah setempat.

Jakarta - Warga RW 02 Pulau Panggang, Kabupaten Kepulauan Seribu menyampaikan persoalan pasokan air bersih yang mengalami gangguan akibat kualitas air baku yang keruh akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi.

“Persoalan air bersih menjadi perhatian warga dan kondisi instalasi pengolahan air yang kerap mengalami gangguan,” kata warga RW 02 Pulau Panggang Yusuf saat kunjungan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike di Jakarta, Senin.

Dia berharap adanya perbaikan untuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) karena beberapa kali mengalami luapan dan memerlukan penanganan rutin oleh petugas di lapangan.

Merespon aspirasi warga, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike mengatakan pihaknya akan menyampaikan keluhan terkait air baku dan air bersih kepada PAM Jaya.

Ia juga meminta agar perencanaan pembangunan yang sudah disusun dapat terus dikawal sehingga masyarakat mengetahui program-program yang akan dilaksanakan dan dapat memberikan masukan.

Menurut Yuke, di tengah keterbatasan fiskal saat ini, seluruh kebutuhan pembangunan tidak dapat dilaksanakan secara bersamaan sehingga perlu penentuan skala prioritas.

Pembangunan itu meliputi jalan lingkar, kolam labuh, air bersih hingga pengelolaan air limbah. Namun, dengan keterbatasan anggaran, pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap sesuai prioritas yang telah disusun.

Lebih lanjut, Yuke mengatakan berdasarkan hasil pembahasan dan masukan yang diterima, penyediaan air bersih serta pembangunan jalan lingkar menjadi dua program yang perlu mendapatkan perhatian utama dalam perencanaan pembangunan Kepulauan Seribu ke depan.

"Kami akan terus mengawal kebutuhan masyarakat Kepulauan Seribu agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata dia.

Sebelumnya Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan menyatakan kebutuhan air menjadi tantangan utama bagi masyarakat di daerah kepulauan yang ada di Provinsi DKI Jakarta dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

“Kebutuhan air bersih masih menjadi tantangan utama di Kepulauan Seribu,” kata Muhammad Fadjar Churniawan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tahun 2026 di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, keberadaan Sistem Reverse Osmosis Water (SWRO) dalam menyediakan air bersih bagi warga kepulauan sangat dibutuhkan.

“Selama ini kita mengandalkan dukungan Sudin SDA dan PAM Jaya. Namun kapasitasnya tentu terbatas," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”
    Preview komentar:
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
  • Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan
    Preview komentar:
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
  • Night at Museum Ajak Generasi Muda Pelajari Sejarah dan Budaya dalam Suasana Eksklusif
    Preview komentar:
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Menkes Dorong Dokter Indone...

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.