Trump Akan Hadiri Pertemuan Virtual dengan Zelenskyy-Pemimpin Eropa
📅 Kamis, 14 Agu 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: Alex WROBLEWSKI and Tetiana DZHAFAROVA/AFP
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menghadiri pertemuan virtual dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan sejumlah pemimpin Eropa.
Informasi dari seorang pejabat Gedung Putih Selasa (12/8) menyebutkan rencana itu terungkap sehari setelah Kanselir Jerman Friedrich Merz mengumumkan telah mengundang Trump, Zelenskyy, dan para pejabat Eropa lainnya untuk menghadiri pertemuan pada Rabu (13/8).
Pertemuan juga digelar dua hari sebelum Trump dijadwalkan bertemu Presiden Russia Vladimir Putin di Anchorage, Alaska, pada Jumat (15/8).
Juru Bicara Pemerintah Jerman, Stefan Kornelius mengatakan pertemuan virtual itu akan membahas langkah lanjutan untuk menekan Russia serta persiapan menuju kemungkinan negosiasi damai, termasuk isu klaim teritorial dan jaminan keamanan.
KTT tersebut akan diikuti para kepala negara dan pemerintahan dari Jerman, Finlandia, Prancis, Italia, Polandia, Inggris, dan Ukraina, serta Presiden Komisi Eropa, Ketua Dewan Eropa, Sekretaris Jenderal NATO, dan Wakil Presiden AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Gedung Putih menurunkan ekspektasi atas pertemuan Trump-Putin dengan menyebutnya sebagai “latihan mendengarkan” bagi Trump guna memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang konflik yang sedang berlangsung.
“Pertemuan ini atas permintaan Putin. Hanya satu pihak yang hadir dalam perang ini, jadi ini adalah kesempatan bagi Presiden untuk memahami lebih jelas cara mengakhiri perang,” kata juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt.
Tentukan Masa Depan
Sebaiknya Anda baca juga:
KTT di Alaska akan menjadi pertemuan langsung pertama antara Presiden AS dan Russia sejak pertemuan Joe Biden dan Vladimir Putin di Jenewa pada 2021. Momen tersebut juga akan menjadi kunjungan pertama Presiden Russia ke Alaska sejak wilayah itu dijual oleh Kekaisaran Russia ke AS pada 1867.
Menjelang Pertemuan Tingkat Tinggi (KTT) Alaska antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin, negara-negara anggota Uni Eropa, kecuali Hungaria, pada Selasa, menegaskan kembali dukungan terhadap kebebasan Ukraina untuk menentukan masa depannya sendiri.
“Rakyat Ukraina harus memiliki kebebasan untuk menentukan masa depan mereka. Jalan menuju perdamaian di Ukraina tidak dapat diputuskan tanpa melibatkan Ukraina. Negosiasi yang bermakna hanya dapat dilakukan dalam konteks gencatan senjata atau pengurangan pertempuran,” tulis para pemimpin Eropa dalam suatu pernyataan bersama.
Para pemimpin Uni Eropa menyambut baik upaya Trump untuk mengakhiri perang dan mencapai “perdamaian yang adil dan berkelanjutan.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!