ITB: Indonesia Berhasil Buat ‘Motherboard’ Laptop Lokal Pertama
📅 Sabtu, 09 Agu 2025, 22:20 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Tsalisa
JAKARTA - Peneliti Pusat Mikroelektronika ITB, Albert, mengatakan Indonesia berhasil membuat motherboard laptop lokal pertama. Inovasi ini diharapkan meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produsen laptop nasional secara signifikan.
“Selama ini produsen lokal hanya merakit laptop. Padahal Indonesia mampu memproduksi otak perangkat yaitu motherboard,” kata Albert usai kegiatan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 di Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/8).
Menurut dia, pembuatan motherboard lokal bertujuan memperkuat kemandirian industri teknologi Indonesia melalui peningkatan komponen buatan dalam negeri. Program ini melibatkan kerja sama strategis dengan produsen seperti Axioo, Advan, dan SPC.
“Kami perkenalkan teknologi ini kepada produsen. Mereka perlu mengetahui pembuatan motherboard bisa dilakukan di Indonesia,” kata Albert.
Ia mengatakan, penelitian pembuatan motherboard ini memakan waktu satu tahun karena tahap awal membutuhkan kajian rantai pasok. Setelah sistem produksi berjalan, kapasitasnya dapat mencapai ratusan unit per hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Jika proses sudah mapan, produksi bisa lebih dari seratus unit motherboard setiap hari. Ini menunjukkan potensi industri ini sangat besar," ujar dia.
Ia berharap, ke depan pemerintah dapat mengatur regulasi TKDN minimum yang lebih tinggi untuk produk laptop nasional. Dengan demikian, produsen lokal akan siap memproduksi perangkat berkualitas tinggi berbasis teknologi dalam negeri. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!