Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AKBP Prof Dr Saprodin Bantah Keterlibatan dengan Bandar Judi Online, Tegaskan Tak Kenal Mereka

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 13:55 WIB | Oleh:
AKBP Prof Dr Saprodin Bantah Keterlibatan dengan Bandar Judi Online, Tegaskan Tak Kenal Mereka Doc: Antara Foto
Ket. Polda DIY

Kasus judi online yang mencuat di Polda DIY terus bergulir. Setelah penggerebekan terhadap lima pemain judi online (judol) yang memanfaatkan promosi dari situs judi, Dirreskrimsus Polda DIY AKBP Prof Dr Saprodin akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan bahwa tidak ada satu pun bandar judi online yang mengenalnya, sekaligus membantah adanya dugaan bahwa polisi terlibat dalam melindungi para bandar judi tersebut.

"Saya pastikan, tidak ada satu pun bandar judi yang mengenal saya," ujar Saprodin dengan tegas saat diwawancarai di Polda DIY pada Kamis (7/8). Penegasan ini muncul setelah beredarnya isu yang menyebutkan adanya keterlibatan pihak kepolisian dalam melindungi pelaku judi online.

Saprodin menjelaskan bahwa penggerebekan terhadap lima pemain judi online tersebut berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kontrakan. Berdasarkan laporan tersebut, polisi kemudian melakukan analisis dan penyelidikan lebih lanjut, yang akhirnya mengarah pada penggerebekan.

"Polisi punya intelijen, analisa yang tajam, dan tentu saja gerak daya untuk bertindak," tambah Saprodin. Mengenai asal-usul situs judi yang digunakan oleh para pelaku, ia menyebut bahwa hal itu masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. "Untuk itu, masih kami dalami dan akan segera ditindaklanjuti," jelasnya.

Sementara itu, Polda DIY menegaskan komitmennya untuk memberantas semua pihak yang terlibat dalam perjudian online, mulai dari pemain hingga bandar. "Kami tidak akan memberi toleransi kepada siapa pun yang terlibat dalam aktivitas judi, baik itu pemain, operator, pemodal, bandar, atau pihak yang mempromosikan judi online," kata AKBP Slamet Riyanto, Kasubdit V/Siber Ditreskrimsus Polda DIY, pada Rabu (6/8).

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa para pelaku judi online ini memanfaatkan promosi situs-situs judi untuk membuat beberapa akun demi memperoleh keuntungan dari bonus pendaftaran. "Mereka memanfaatkan promo untuk menambah deposit, yang mana modus ini sudah cukup dikenal di kalangan pemain judi online," ujar Slamet Riyanto.

Dengan adanya penggerebekan ini, Polda DIY berjanji untuk terus mengejar dan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam praktik judi online di wilayahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
Ekonomi
DPR Sepakat Tetapkan Destry...
Luar Negeri
Putin dan Xi Bahas Ketidakp...
Advertisement
Karhutla Sumatra-Kalimantan Membara, Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri Malam-Malam Gelar Rapat Darurat

Karhutla Sumatra-Kalimantan Membara, Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri Malam-Malam Gelar Rapat Darurat

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.