Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Bahasa Isyarat Internasional Menjadi Momentum Menciptakan Lingkungan Inklusif

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 22:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hari Bahasa Isyarat Internasional Menjadi Momentum Menciptakan Lingkungan Inklusif Doc: Antara
Ket. Instruktur bahasa isyarat memandu para peserta mempelajari bahasa isyarat sederhana, dalam Kampanye Hari Bahasa Isyarat Internasional Tahun 2026, di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berharap peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional menjadi momentum untuk menciptakan lingkungan yang inklusif serta ramah disabilitas, sehingga anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung mereka berkembang optimal.

"Mendorong terciptanya lingkungan keluarga, pendidikan, layanan publik, dan masyarakat yang inklusif serta ramah disabilitas, sehingga anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan nyaman," kata Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Titi Eko Rahayu dalam "Kampanye Bahasa Isyarat Internasional Tahun 2026", di Jakarta, Rabu.

Pihaknya juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dan penyelenggara layanan dalam menggunakan dan memahami bahasa isyarat, sehingga akses komunikasi tidak menjadi hambatan bagi anak untuk memperoleh hak dan layanan.

Kemudian memastikan partisipasi bermakna anak penyandang disabilitas dalam pembangunan, termasuk dalam berbagai kebijakan dan program yang secara langsung mempengaruhi kehidupan mereka.

"Mari kita terus membangun kolaborasi antara pemerintah, organisasi penyandang disabilitas, keluarga, sekolah, tenaga pendidik, juru bahasa isyarat, masyarakat, dunia usaha, media, dan seluruh pemangku kepentingan," kata Titi Eko Rahayu.

Peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional diharapkan menjadi momentum semua pihak untuk belajar memahami bahwa setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk menyampaikan dirinya.

"Bahasa isyarat adalah jembatan. Komunikasi adalah hak. Kesetaraan adalah prinsip. Dan perlindungan anak penyandang disabilitas adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita bangun Indonesia yang semakin inklusif, semakin ramah anak, dan semakin mampu memastikan bahwa setiap anak, dengan segala keberagaman dan potensinya dapat tumbuh, berkembang, berpartisipasi, dan meraih masa depannya," kata Titi Eko Rahayu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.