Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Catat Pertumbuhan Bisnis 22,6 Persen, Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Dorong Ekosistem Emas dan Literasi Keuangan.

3 Rabu, 23 Sep 2026, 21:25 WIB | Oleh:
Catat Pertumbuhan Bisnis 22,6  Persen, Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1  Dorong Ekosistem Emas dan Literasi Keuangan. Catat Pertumbuhan Bisnis 22,6  Persen, Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1  Dorong Ekosistem Emas dan Literasi Keuangan. Doc: Koran Jakarta/M.Fachri
Ket. Pinwil Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Dede Kurniawan

PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VIII Jakarta 1 mencatat pertumbuhan bisnis yang positif hingga 2026. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap emas, baik melalui produk tabungan emas, pembiayaan maupun berbagai layanan berbasis emas.

Dalam pemaparannya kepada sejumlah media, jajaran Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 menyampaikan bahwa pertumbuhan bisnis saat ini telah mencapai  22,6 persen, dengan laba sekitar Rp1,1 triliun pada semester 1.

Wilayah kerja Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 mencakup sejumlah area bisnis mulai dari Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Bogor hingga Bekasi dan wilayah sekitarnya. Dalam menjalankan bisnis di wilayah tersebut, Pegadaian didukung jajaran deputi bisnis area, antara lain Ade Yayat selaku Deputi Bisnis Kantor  Area Senen, Ichvan Ramdhani selaku Deputi Bisnis Kantor Area Jatiwaringin, Rahman Susilo selaku Deputi Bisnis Kantor  Area Bogor, A.V. Dedy Nugroho selaku Deputi Bisnis Kantor  Area Kramatjati, serta Kusnadi selaku Deputi Bisnis Kantor  Area Bekasi.

Pegadaian juga menyebut jumlah nasabah di wilayah tersebut kini mencapai sekitar 2,47 juta nasabah pada semester 1 , yang terdiri dari nasabah pembiayaan maupun pengguna produk tabungan emas.

20260923212426_WhatsApp-Image-2026-09-23-at-21.01.38.jpeg

Koran Jakarta/M.Fachri

Pertumbuhan tersebut salah satunya dipengaruhi kenaikan harga emas yang terjadi dalam beberapa periode terakhir. Sebagai perusahaan yang memiliki bisnis utama berbasis emas, kenaikan harga emas turut mendorong aktivitas masyarakat dalam membeli, menabung dan memanfaatkan emas sebagai instrumen pembiayaan.

“Alhamdulillah, kinerja Pegadaian 2024, 2025 dan 2026 terus menunjukkan perkembangan yang baik. Kenaikan harga emas menjadi salah satu faktor yang ikut mendorong pertumbuhan bisnis,” ujar Dede Kurniawan, Pinwil Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1, dalam pemaparannya.

Bukan Sekadar Gadai Pegadaian kini tidak lagi hanya mengandalkan bisnis gadai. Perusahaan telah mengembangkan berbagai layanan, mulai dari tabungan emas, cicilan emas, pembiayaan modal kerja, pembiayaan kendaraan dengan jaminan BPKB, hingga layanan pembiayaan untuk kebutuhan ibadah haji dan umrah.

Untuk pembiayaan haji, Pegadaian menawarkan skema dengan jaminan emas untuk membantu masyarakat memperoleh porsi haji. Setelah memenuhi persyaratan yang ditentukan, nasabah dapat memperoleh nomor porsi dan selanjutnya melakukan pembayaran secara bertahap.

Menurut Pegadaian, skema tersebut ditujukan antara lain untuk masyarakat usia produktif yang ingin mempersiapkan keberangkatan haji sejak dini.

Selain itu, Pegadaian juga mengembangkan bisnis emas melalui Galeri 24. Perusahaan memiliki fasilitas pengolahan dan perdagangan emas serta jaringan distribusi yang luas.

Pegadaian menyebut Galeri 24 memiliki berbagai pilihan emas batangan. Produk tersebut juga dapat menjadi bagian dari ekosistem emas yang dikembangkan perusahaan.

Dalam pengembangan bisnis di masing-masing wilayah, jajaran deputi bisnis area juga berperan dalam memperluas akses masyarakat terhadap produk Pegadaian. Ade Yayat menangani pengembangan bisnis di Area Senen, Ichvan Ramdhani di Area Jatiwaringin, Rahman Susilo di Area Bogor, A.V. Dedy Nugroho di Area Kramatjati, dan Kusnadi di Area Bekasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Prioritaskan Persija, Pramo...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Sel...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.