Janggal, Pertumbuhan Ekonomi 5,12%, BPS Dinilai Tidak Wakili Kondisi Nyata
📅 Rabu, 06 Agu 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiInvestasi Melandai
Sementara itu, Direktur Eksekutif Indef Esther Sri Astuti mengakui laporan BPS tersebut tidak realistis. Angka tersebut bahkan di luar banyak prediksi. Indef misalnya memperkirakan pertumbuhan hanya di rentang 4,6-4,8 persen.
Ada banyak indikator yang menunjukan laporan BPS itu sulit diterima. Seperti pemutusan hubungan kerja (PHK), industri banyak yang bangkrut. Lalu, jumlah kelas menengah turun 10 juta.
Belum ditambah dengan investasi yang melandai, begitu juga ekspor yang terhambat karena pengetatan pasar global. Pembengkakan utang konsumtif juga menjadi salah satu poin mengapa laporan BPS itu diragukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Laporan BPS ini tidak beda jauh dengan data kemiskinan terbaru yang dibilang turun, namun sangat diragukan dengan melihat kondisi faktual di lapangan,”tegasnya.
Dia menegaskan angka memang bisa juga dimanipulasi, sehingga untuk memastikan perlu dilihat satu per satu metodenya. Semuanya memang bergantung pada indikator dan ukuran yang digunakan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!