Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Putin Abaikan Ultimatum Trump, Fokus Rebut Empat Wilayah Ukraina

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 19:00 WIB | Oleh:

Trump juga ditengarai akan sulit membuat China berhenti membeli minyak Rusia. Sanksi tersebut dikhawatirkan akan menjadi bumerang dengan meningkatkan harga minyak global secara drastis.

Menurut data PBB, pendapatan ekspor migas Rusia memang menurun, dan investasi asing langsung menyusut 63 persen tahun lalu. Namun, kekuatan tempur Rusia belum terganggu berkat bantuan senjata dari Korea Utara dan suku cadang dari China.

Kremlin secara terbuka menyatakan bahwa Rusia telah “kebal terhadap sanksi.” Trump pun mengakui kemampuan Rusia dalam menghindari hukuman internasional. “Mereka cukup licik, jadi kita lihat saja nanti,” katanya kepada wartawan pekan lalu.

Sumber terakhir menyebut bahwa Putin sempat mengabaikan tawaran AS pada Maret lalu yang berisi pencabutan sanksi, pengakuan atas Krimea, dan penerimaan kendali Rusia atas wilayah yang direbut sejak 2022. Meski menyebut tawaran itu sebagai “kesempatan fantastis,” sumber itu menegaskan bahwa menghentikan perang jauh lebih sulit dibanding memulainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

43 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.