Ini Tanda-tanda Minyak Rem Motor Mau Habis, Waspada!
📅 Senin, 04 Agu 2025, 02:54 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/ALVIANSYAH PASARIBU
JAKARTA - Minyak rem adalah komponen krusial dalam sistem pengereman motor. Fungsinya sangat vital untuk menjaga performa rem tetap optimal, terutama saat motor melaju di kecepatan tinggi atau kondisi jalan menurun.
Jika tidak diganti tepat waktu, kondisi ini bisa membahayakan keselamatan pengendara. Berikut lima tanda utama yang menunjukkan minyak rem motor harus segera diperhatikan dan diganti.
Lima tanda minyak rem motor habis dan harus diganti
1. Bunyi menggerit atau berdecit saat menginjak rem
Suara berdecit atau menggerit bukan hanya dari kampas yang aus, tapi juga sering terjadi akibat sistem rem kekurangan pelumasan karena minyak rem menipis.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Respons rem kurang pakem atau lemah
Rem terasa “empuk”, lebih dalam saat ditekan, atau respons pengereman menurun hal ini biasanya disebabkan tekanan hidrolik tak optimal karena volume atau kualitas minyak berkurang.
3. Warna minyak rem berubah menjadi keruh atau gelap
Minyak rem baru umumnya bening/kuning muda. Jika berubah kecokelatan hingga hitam, ini indikasi kontaminasi oleh kotoran, air, atau partikel logam.
4. Level minyak rem di reservoir turun di bawah garis minimum
Periksa secara berkala tabung minyak rem. Jika volumenya turun di bawah batas minimum, meskipun tak terlihat kebocoran, artinya minyak sudah menipis dan perlu segera diisi ulang atau diganti.
5. Muncul gelembung udara pada selang atau sistem hidrolik
Saat pengecekan atau pengisian, jika terlihat gelembung di selang rem, kemungkinan ada udara dalam sistem. Hal ini menyebabkan efek “spongy” dan dapat mengurangi efektivitas pengereman.
Bahaya jika tidak diganti
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!