Alexander Zverev Raih Gelar Grand Slam Pertama di Roland Garros
📅 Senin, 08 Jun 2026, 08:14 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA–Sebagai juara dua kali ATP Finals, tujuh kali juara ATP Masters 1000, dan peraih medali emas Olimpiade, Alexander Zverev, akhirnya memenangi gelar Grand Slam di Roland Garros.
"Pertama-tama, saya tidak percaya bahwa saya menang. Lalu saya melihat tribun penonton, dan mereka semua merayakan kemenangan," kata Zverev setelah meraih kemenangan, dikutip dari ATP, Senin (08/6).
"Saat itulah, saya menyadari bahwa saya telah menang. Terutama melihat ayah saya mengangkat kedua tangannya, saat itulah saya menyadari, 'Oke, saya menang'."
Zverev hampir meraih gelar Grand Slam pada 2020 di US Open, di mana ia unggul dua set dan satu break atas Dominic Thiem sebelum kalah dalam lima set.
Dua kekalahan final Grand Slam lainnya menyusul, membuat petenis Jerman itu masih mencari momen besar yang selama ini luput darinya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Momen petenis berusia 29 tahun itu akhirnya tiba di Roland Garros, di mana ia mengalahkan Flavio Cobolli untuk memenangi gelar Grand Slam pertamanya.
"Kemudian ketika saya tergeletak di lapangan, semua emosi keluar karena lapangan ini sangat, sangat istimewa bagi saya, baik secara positif maupun negatif. Saya pernah mengalami beberapa momen terberat dalam karier tenis saya di sini," ujar Zverev.
"Saya pernah terbaring di lapangan ini dengan cedera yang saya tidak tahu apakah saya akan pulih. Saya kalah di final Grand Slam di sini. Semua kenangan itu bagi saya, tidak terhapus. Kenangan itu masih ada, tetapi kemenangan ini akan mengalahkan semua kemenangan lainnya."
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi seseorang yang telah bertahun-tahun mengejar momen ini, Zverev akan selalu menyimpan kenangan itu.
Bukan hanya sebagai kenangan bahagia, tetapi juga sebagai pendorong kepercayaan diri dan pengingat tentang apa yang dapat dicapai berkat ketekunan.
Petenis No.3 dunia itu akhirnya ia memenangi trofi yang telah lama ia kejar.
"Itu terjadi pada saya sangat awal di turnamen Masters 1000 karena saya memenangi satu turnamen saat berusia 20 tahun. Saya telah memenangi banyak turnamen Masters 1000 setelah itu, dan untuk turnamen utama butuh waktu lebih lama," kata Zverev.
“Sekarang, apa pun yang terjadi, saya akan selalu menjadi juara Grand Slam, dan tidak ada yang bisa mengambilnya dari saya."
Sambil merenungkan kemenangan terbesar dalam kariernya sejauh ini, Zverev memuji timnya atas peran mereka dalam pencapaian tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!