Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Airlangga: Ekonom Muda Harus Lanjutkan Pemikiran Kwik Kian Gie

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Airlangga: Ekonom Muda Harus Lanjutkan Pemikiran Kwik Kian Gie Doc: Foto: laman Kwikkiangie.ac.id
Ket. Mantan Menko Ekonomi Kwik Kian Gie

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa para ekonom muda dan generasi penerus harus melanjutkan dan mengembangkan pemikiran-pemikiran cemerlang dari ekonom sekaligus Mantan Menteri Koordinator Ekonomi Kwik Kian Gie dalam pembangunan ekonomi nasional.

"Apa yang beliau idealkan mudah mudahan para ekonom bisa melanjutkan," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/7).

Seperti dikutip Antara, Airlangga menyampaikan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan warga Indonesia berduka atas wafatnya Kwik dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Dia mengatakan akan melayat langsung ke rumah duka pada hari ini.

Dia mengenang almarhum sebagai tokoh ekonomi yang memiliki kontribusi besar, terutama saat menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.

Airlangga menyebut bahwa sejumlah cetak biru kebijakan pembangunan yang dirancang semasa Kwik di Bappenas masih berlanjut hingga kini.

"Dulu di Bappenas kan ada blueprint-blueprint-nya yang secara berkelanjutan itu dilanjutkan oleh Bappenas," katanya.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin) sekaligus tokoh ekonom, pendidikan, dan politik nasional, Kwik Kian Gie, meninggal dunia pada Senin (28/7) malam.

Kwik Kian Gie, yang lahir di Juwana, Pati, Jawa Tengah, pada 11 Januari 1935, adalah seorang ahli ekonomi dan politikus Indonesia keturunan Tionghoa.

Kwik menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri pada 1999-2000 dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional & Ketua Bappenas periode 2001-2004.

Kwik merupakan fungsionaris PDI-Perjuangan. Selain itu, sebagai bentuk pengabdian di dunia pendidikan Indonesia, ia mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia.

Kwik menduduki jabatan Ketua DPP merangkap Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan di dalam PDI.

Sebagai kader PDI Perjuangan, Kwik menjadi Wakil Ketua MPR , Menko Ekuin, Anggota Komisi IX DPR RI dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas. Untuk semua karyanya, Kwik memperoleh penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana RI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Koperasi Harus Bangkit! Fok...

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Daerah
NTT Terus Diguncang Gempa S...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.