AS dan UE Capai Kesepakatan Dagang
📅 Selasa, 29 Jul 2025, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: istimewa
LONDON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada Minggu (27/7), mengumumkan tercapainya kesepakatan perdagangan yang memungkinkan AS mengenakan tarif dasar sebesar 15 persen pada barang-barang Uni Eropa (UE).
Seperti dikutip dari Antara, pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers gabungan pada Minggu sore setelah perundingan di Trump Turnberry, South Ayrshire, Skotlandia.
Meskipun kedua pemimpin menggambarkan kesepakatan tersebut sebagai langkah menuju pemulihan "keseimbangan perdagangan" dan mendorong perdagangan dua arah yang lebih adil, perjanjian tersebut memungkinkan AS untuk mengenakan tarif sebesar 15 persen terhadap barang-barang UE sekaligus mengamankan akses tarif nol untuk berbagai ekspor strategis Amerika.
Sebaliknya, UE sepakat untuk membeli produk energi AS senilai 750 miliar dollar AS dan berkomitmen menambah investasi sebesar 600 miliar dollar AS di Amerika Serikat.
Dalam konferensi pers tersebut, Trump mengklaim perjanjian itu akan memungkinkan mobil-mobil Amerika kembali memasuki pasar Eropa dan membuat ekspor pertanian AS lebih mudah diakses di UE.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia juga mengatakan bahwa produk farmasi dikecualikan dari kesepakatan tersebut, sementara tarif 50 persen yang berlaku saat ini untuk ekspor baja dan aluminium UE ke AS akan tetap berlaku.
Namun, dalam konferensi pers terpisah, von der Leyen mengklarifikasi bahwa UE dan AS sepakat untuk memasukkan produk farmasi ke dalam kerangka tarif 15 persen.
Dia tidak menutup kemungkinan adanya tindakan perdagangan lebih lanjut dari AS di masa mendatang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketika ditanya apakah tarif 15 persen bagi produsen mobil UE, yang naik dari 2,5 persen di bawah pemerintahan Biden, merupakan hasil yang menguntungkan, von der Leyen menjawab bahwa, sebelum kesepakatan ini, kendaraan Eropa dikenakan tarif sebesar 27,5 persen ketika memasuki pasar AS.
Tarif ini termasuk pungutan sebesar 25 persen yang diberlakukan pada masa jabatan Trump sebelumnya, di samping tarif awal sebesar 2,5 persen.
Dia berpendapat bahwa tarif baru sebesar 15 persen ini merupakan penurunan dari tarif tersebut. Bernd Lange, ketua Komite Perdagangan Internasional Parlemen Eropa, mengkritik kesepakatan yang baru dicapai tersebut sebagai hal yang "tidak memuaskan" dan "sangat tidak seimbang," seraya memperingatkan bahwa hal itu dapat merusak stabilitas ekonomi dan keamanan kerja UE.
"Ini adalah kesepakatan yang bias. Jelas, konsesi yang telah dibuat sulit untuk diterima," kata Lange dalam sebuah pernyataan pada Minggu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!