Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tidak Mudah Menangani Intoleransi di Jabar

📅 Jumat, 25 Jul 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Apakah dukungan aparat penegak hukum juga diperhitungkan?

Tentu. Saya mendukung penuh aparat kepolisian. Kekerasan terhadap aparat atau masyarakat sipil harus dilawan dengan hukum. Siapa pun pelakunya, hukum harus ditegakkan. Tak ada pengecualian.

Untuk itu pula Kang Dedi menolak ibu-ibu agar anaknya dilepaskan dari jerat hukum?

Benar. Sejumlah ibu mendatangi saya setelah anak-anaknya yang terlibat pengrusakan tempat retret. Mereka minta agar anak-anak dilepaskan atau diringankan hukumannya. Saya bilang, saya tidak bisa. Itu sudah ditangani polisi. Yang bisa membantu adalah pengacara. Ini juga pendidikan untuk ibu-ibu itu bahwa tindakan destruktif ada akibat hukumnya bagi anak-anak mereka.

Apakah Kang Dedi yakin pendekatan edukatif bisa berhasil?

Saya yakin. Masyarakat Jawa Barat punya potensi besar untuk hidup berdampingan dengan damai. Kesadaran itu akan tumbuh seiring dengan pemahaman yang baik tentang pentingnya saling menghormati dan menghargai perbedaan.

Apa harapan setelah kasus Cidahu ini?

Saya harap ini jadi pelajaran bersama. Jangan sampai peristiwa seperti ini terulang. Biarlah kasus Sukabumi jadi pengingat bahwa yang aman, nyaman, toleransi, dan saling menghargai sangat penting di tengah keberagaman.

Pak Gubernur, bagaimana terkait insiden dalam pesta rakyat yang merupakan rangkaian pernikahan anak?

Saya mempersilakan Polres Garut untuk menyelidiki. Saya tidak tahu soal peristiwa itu, termasuk acara makan gratis yang katanya jadi pemicu kericuhan. Saya sebagai orang tua hanya tahu bahwa itu bagian dari rangkaian pernikahan anak yang diselenggarakan di Pendopo Garut.

Apakah Bapak siap bila ada proses hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab?

Silakan saja, ranah pertanggungjawaban itu. Biarkan jadi kewenangan kepolisian. Saya tidak akan menghalangi.

Apakah Bapak mendukung?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.