Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tidak Mudah Menangani Intoleransi di Jabar

📅 Jumat, 25 Jul 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Iya. Banyak orang tua yang akhirnya ambil pinjol hanya untuk beli baju wisuda atau ikut studi tur. Ini bukan kebutuhan esensial dalam proses belajar. Banyak dari mereka tidak mampu, tapi dipaksa ikut tren itu.

Seberapa besar dampak pinjol di Jawa Barat?

Berdasarkan data dari Bappeda Jabar tahun 2024, total utang pinjol warga Jabar mencapai 18,6 triliun. Jumlah rekening aktif penerima pinjaman lebih dari 5 juta. Ini situasi yang sangat darurat. Jika tidak dikelola dengan baik, bisa hancur ekonomi warga.

Apa langkah lainnya untuk mengatasi?

Kami tidak hanya melarang kegiatan konsumtif di sekolah, tapi juga mendukung kebijakan pemerintah pusat seperti Peraturan Pemerintah tentang PP Tunas. Ini penting untuk mengawasi konten digital yang diakses anak-anak. PP No 17 Tentang Tunas, intinya mengatur mengenai Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak dengan menetapkan batasan istilah yang digunakan. Tujuannya untuk melindungi anak-anak.

20250724215111_antarafoto-pelantikan-kepala-daerah-terpilih-pilkada-serentak-1740839448.jpg

ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA

Lalu, yang juga kontroversial, adalah kebijakan tentang pendidikan karakter di barak militer.

Ya, kami telah menyampaikan rencana tersebut kepada Mendikdasmen Abdul Mu’ti. Kami ingin membicarakan pendidikan karakter bagi siswa bermasalah, khususnya yang berada di jenjang SMP dan SMA. Kebijakan ini perlu dilakukan karena orang tua dan pihak sekolah tidak bisa menyelesaikan permasalahan remaja saat ini. Pola hidup mereka tidak disiplin, banyak dari mereka tidur larut malam karena bermain game daring, lalu tidak berangkat sekolah.

Apakah pendekatan ini tidak melanggar hak anak?

Tidak. Program ini justru melatih mereka agar bisa menerima pelajaran dengan baik. Selama ini mereka bolos, bangun pukul 10 siang. Di barak, mereka mendapat lingkungan yang baik. Ini tidak mereka dapatkan di rumah atau sekolah.

Bagaimana dengan izin dari orang tua?

Semua atas persetujuan orang tua. Program ini berjalan selama kurang lebih 28 hari. Anak-anak didampingi dokter, psikolog, dan guru mengaji. Selain itu, Mereka tetap menjadi siswa, ikut pelajaran, dan terkoneksi dengan sekolah masing-masing.

Kang Dedi, mengenai penyerangan kegiatan retret pelajar Kristen di Sukabumi, langkah pertama Anda banyak dipuji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Kebakaran Dua Rumah di Caku...
Luar Negeri
Ukraina Beri Sinyal Hentika...
Luar Negeri
Turki Ingin Laut Hitam Aman...
Advertisement
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.