KDM Harap Pengembangan Padi Unggul Tingkatkan Produktivitas Jabar
📅 Kamis, 25 Des 2025, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengharapkan pengembangan benih padi unggul bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bisa meningkatkan produktivitas petani Jabar secara signifikan.
Dedi menjelaskan selama ini masa tanam dan panen padi sebanyak tiga kali dalam setahun ketika hujan cukup dan saluran irigasinya memadai, dengan tingkat produktivitas sekitar empat sampai lima ton per hektare.
"Dengan adanya ini, kita harapkan bisa delapan sampai 10 ton per hektare. Namun naik sampai angka tujuh ton per hektare saja sudah luar biasa dan keren. Kita tidak ngomong 12 ton, tapi tujuh ton saja secara merata," kata Dedi di Gedung Pakuan Bandung, Rabu (24/12).
Dedi mengatakan pengembangan benih padi unggul ini, akan dilakukan lewat Rumah Inovasi Daerah sebagai pusat riset dan inovasi, hasil dengan BRIN.
Dengan pengembangan ini, Dedi mengatakan warga Jabar akan segera menikmati lahirnya benih varietas unggul yang diharapkan bisa segera didistribusikan mulai tahun ini, karena alokasi anggarannya telah tersedia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dedi berharap benih-benih padi unggul hasil dari pengembangan oleh BRIN, telah bisa digunakan pada bulan Mei atau Juni, yakni masa tanam kedua.
Sebelumnya, BRIN dan Pemprov Jabar berkolaborasi membentuk Rumah Inovasi Daerah sebagai pusat riset dan inovasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!