Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kecelakaan Massal Warnai Etape 17 Tour de France

📅 Jumat, 25 Jul 2025, 00:34 WIB | Oleh:
Kecelakaan Massal Warnai Etape 17 Tour de France Doc: ist
Ket. tour de france

VALENCE, PRANCIS - Pembalap Italia Jonathan Milan keluar sebagai pemenang dalam etape ke-17 Tour de France yang diwarnai kecelakaan massal di tengah hujan deras pada hari  Rabu (23/7), sekaligus memperlebar keunggulannya dalam klasemen poin sprint. Pemimpin klasemen umum, Tadej Pogacar, bersama pesaing terdekatnya Jonas Vingegaard yang tertinggal 4 menit 15 detik, berhasil mencapai garis akhir di Valence dengan selamat, meski terjadi insiden tabrakan hebat 800 meter sebelum finis di kaki pegunungan Alpen.

Di jalanan licin karena hujan, satu pembalap yang tergelincir memicu efek domino: sepeda dan tubuh beterbangan seperti pin bowling, menyisakan hanya 10 pembalap yang sanggup bersaing dalam sprint akhir. “Itu kekacauan yang luar biasa. Saya memang sudah memperkirakan akan turun hujan. Saya menempatkan diri sebaik mungkin dan rekan-rekan memberi posisi sempurna tepat sebelum kecelakaan,” ujar Milan usai finis.

Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Milan.Sebelumnya, dia juara  etape kedelapan yang sekaligus mengakhiri puasa kemenangan etape Tour de France bagi Italia sejak 2019. Pembalap berusia 24 tahun dari tim Lidl-Trek itu kini mengoleksi 312 poin. Dia berada di posisi ideal untuk merebut kaus hijau di Paris. Pogacar berada di posisi kedua dengan 240 poin, sementara hanya tersisa dua peluang sprint yang masing-masing menawarkan 50 poin.

Sebanyak 164 pembalap tersisa memulai etape dari desa Bollene di Provence dalam suhu yang cukup bersahabat, 22 derajat Celsius, dan tanpa angin kencang seperti yang diprediksi sebelumnya. Meski etape ini awalnya dirancang untuk para sprinter, hujan deras mengubah skenario dan menggagalkan potensi duel sprint penuh.

Kini perhatian beralih ke tiga etape gunung berat, dengan tanjakan menuju Col de la Loze setinggi 2.304 meter yang menjadi "Queen Stage" Tour tahun ini. Pogacar dari tim UAE Emirates terlihat tenang menghadapi tantangan ini. “Kami tidak boleh arogan, harus tetap sederhana dan fokus. Saya menantikannya. Saya pernah kalah di sana, tapi saya merasa dalam kondisi bagus dan mungkin ini saatnya membalas,” ujar pembalap asal Slovenia itu.

Setelah 10 hari pertama dengan kontur bergelombang di utara dan barat Prancis yang lebih banyak diwarnai aksi para pembalap muda, pekan kedua menjadi ajang pertempuran sejati. Juara bertahan, Pogacar, langsung menekan Vingegaard sejak tanjakan pertama, mencuri lebih dari dua menit dari rival utamanya itu. Keesokan harinya, Pogacar kembali unggul 40 detik dalam etape uji waktu, mempertegas dominasinya.

Namun, Vingegaard juga pernah memangkas selisih waktu hingga lebih dari empat menit dalam satu etape di Tour de France tahun lalu. Etape ke-19 pada hari  Jumat, yang dijuluki “neraka lima gunung,” menjadi ujian terakhir bagi siapa pun yang ingin menggoyang Pogacar dari tahtanya. Kecuali jika drama terjadi pada tiga tanjakan berbatu menuju Basilika Sacre-Cœur di Montmartre saat penutupan di Paris.

Rekan senegaranya, Matej Mohoric dari tim Bahrain Victorious, optimistis Pogacar akan mengunci gelar Tour de France keempatnya. “Dia seperti dilahirkan dengan mesin di dalam tubuhnya, dan punya otak untuk memaksimalkan mesin itu,”  ujar Mohoric.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

32 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.