Pelajar Baru Juga Perlu Mengenal Cara Siaga Menghadapi Bencana Alam
📅 Jumat, 18 Jul 2025, 14:22 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Bencana alam terus saja mengintai. Sikap sigap akan ancaman bencana alam peru ditanamkan sejak dini. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jakarta melakukan sosialisasi untuk memperkuat budaya sadar bencana di 16 sekolah pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jakarta Isnawa Adji mengatakan kegiatan sosialisasi itu merupakan bagian dari komitmen Pemprov dalam membangun ketangguhan masyarakat sejak dini, terutama dalam menghadapi berbagai risiko bencana yang ada di wilayah perkotaan.
"Melalui kegiatan MPLS ini, kami ingin membekali siswa dan tenaga pendidik dengan pemahaman dasar mengenai risiko bencana di sekitar mereka. Pengetahuan ini penting agar mereka bisa mengambil langkah tepat saat menghadapi situasi darurat," ujar Isnawa di Jakarta, Jumat.
Materi edukasi kebencanaan yang disampaikan BPBD mencakup poin utama yakni, pengenalan risiko bencana di sekitar sekolah di mana siswa dikenalkan dengan berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di Jakarta seperti banjir, gempa bumi, kebakaran, dan cuaca ekstrem.
Edukasi ini juga meliputi ciri-ciri awal terjadinya bencana dan dampaknya terhadap keselamatan jiwa serta fasilitas sekolah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian, langkah kesiapsiagaan bencana mengenai penjelasan praktis mengenai apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana, termasuk latihan evakuasi sederhana serta pentingnya mengikuti arahan guru dan petugas saat kondisi darurat.
Selanjutnya, peran siswa dalam penanggulangan bencana siswa didorong untuk menjadi agen perubahan, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga, dengan mengenali jalur evakuasi, titik kumpul, serta membantu teman secara aman saat evakuasi berlangsung.
Tidak hanya itu, para siswa juga dikenalkan dengan rambu evakuasi, letak Alat Pemadam Api Ringan (APAR), lokasi kotak P3K, serta titik kumpul di lingkungan sekolah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Melalui pelibatan aktif dalam MPLS, BPBD Provinsi Jakarta berharap terbentuk generasi muda yang waspada, sigap, dan mampu menjadi pelopor keselamatan di tengah masyarakat,” kata Isnawa.
Sebelumnya Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno mengunjungi beberapa sekolah untuk meninjau langsung proses Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Jakarta untuk memastikan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik tanpa adanya kekerasan.
“Tentu yang kami harapkan, mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan positif. Nggak boleh lagi ada yang istilahnya mungkin dulu kita dengar seperti Ospek,” kata Rano saat dijumpai di SMA Negeri 6 Jakarta, Selasa.
Rano memantau kegiatan MPLS di dua sekolah yakni di SD/SMP/SMA Al-Ikhlas dan SMA Negeri 6 Jakarta itu menuturkan kegiatan MPLS sangat penting untuk dijalani siswa-siswi baru di tiap sekolah karena mereka bisa mengenal lingkungan baru dengan baik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!