Hati-hati! Malas Ganti Kampas Rem Kendaraan? Bahaya Mengintai, Sayangi Diri Anda
📅 Rabu, 16 Jul 2025, 21:57 WIB | Oleh: Opik• Pedal/tusukan rem lebih dalam dari biasanya
• Terdengar bunyi gesekan atau mendecit saat mengerem
• Tercium aroma panas terbakar dari area rem
• Sensor rem menyalakan indikator di dashboard (kendaraan modern)
Sebaiknya Anda baca juga:
• Getaran saat mengerem, baik ke setir maupun pedal
Rekomendasi dan langkah pencegahan
• Periksa ketebalan kampas berkala: setiap 10.000–20.000?km atau enam bulan, tergantung jenis dan kondisi penggunaan; lebih cepat jika sering lewat kondisi macet atau pengereman mendadak.
Sebaiknya Anda baca juga:
• Gunakan suku cadang asli/restoran resmi untuk menjaga kualitas dan kompatibilitas. Kampas non-orisinal cenderung keras, cepat membuat cakram menipis, dan menghasilkan kebisingan.
• Ganti kampas depan dan belakang bersamaan, atau kanan-kiri dalam satu poros, agar distribusi pengereman seimbang.
Mengabaikan kampas rem tipis bukan sekadar kelalaian kecil, tapi sebuah panggilan bahaya. Efeknya bisa meluas, mulai dari penurunan kinerja pengereman hingga kerusakan pada komponen lain seperti cakram atau kaliper, yang pada akhirnya meningkatkan risiko kecelakaan.
Oleh karena itu, penting untuk melakukan penggantian kampas rem secara terjadwal sesuai hasil pantauan kondisi kendaraan. Selalu gunakan suku cadang asli agar performa pengereman tetap optimal dan keselamatan berkendara lebih terjamin. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!