Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Kota Madiun Latih Relawan Penyelamatan Vertikal, Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

📅 Rabu, 16 Jul 2025, 02:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Kota Madiun Latih Relawan Penyelamatan Vertikal, Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Doc: Antara
Ket. Sejumlah relawan mengikuti pelatihan penyelamatan verikal yang digelar BPBD Kota Madiun guna meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan teknis dalam menghadapi potensi bencana di medan tinggi di wilayah Kota Madiun, Selasa (15/7).

Madiun - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun, Jawa Timur, memberikan pelatihan penyelamatan vertikal bagi para relawan guna meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan teknis dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kota Madiun.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun Wahyudi, di Madiun, Selasa (15/7), mengatakan pelatihan tersebut dilakukan di kawasan Stadion Wilis Kota Madiun dan difokuskan pada teknik penyelamatan di medan ketinggian, seperti panjat tebing dan evakuasi korban dari tempat-tempat sulit dijangkau.

"Ini sebagai salah satu upaya untuk mempersiapkan tim reaksi cepat, khususnya dari relawan. Jadi, jika terjadi bencana di Kota Madiun, baik tim BPBD maupun relawan bisa sigap dan efektif dalam melakukan evakuasi, utamanya di medan tinggi," ujarnya.

Untuk mendukung pelatihan, BPBD menghadirkan pemateri dari Batalyon Infanteri 501/Bajra Yudha yang berpengalaman dalam teknik penyelamatan vertikal.

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut melibatkan sebanyak 50 relawan dari berbagai unsur di Kota Madiun. Mereka dikenalkan serta mendapatkan pemahaman terkait penggunaan peralatan penyelamatan di ketinggian.

"Kita siapkan materi tentang panjat tebing dan sejenisnya. Dengan adanya pemateri dari Yonif 501, diharapkan ilmu ini bisa diterapkan langsung di lapangan saat membantu korban," kata Wahyudi.

Menurut dia, Kota Madiun memiliki sejumlah potensi bencana baik alam maupun nonalam, seperti angin puting beliung, banjir, gempa bumi, hingga kebakaran. Oleh karena itu, pembekalan relawan dalam teknik penyelamatan menjadi sangat penting.

Ia menambahkan, pelatihan tidak hanya berupa teori, tetapi juga praktik langsung serta penekanan pada standar keselamatan.

"Dalam sesi pelatihan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali materi yang sebelumnya sudah pernah dipraktikkan, agar para relawan tidak lupa dan selalu siaga ketika dibutuhkan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Pesparawi Nasional XIV Diik...

Burnham Tantang Starmer Perebutkan Kursi PM

29 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Burnham Tantang Starmer Per...
Luar Negeri
Jerman Sepakat Kembangkan B...

Bolivia Umumkan Keadaan Darurat

59 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Bolivia Umumkan Keadaan Dar...
Luar Negeri
Utusan PBB Serukan Pembebas...
Megapolitan
Pecinan Glodok Tetap Jadi W...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.