Pemprov Serahkan Mobil Damkar Rp1,3 Miliar ke Manokwari Selatan
📅 Selasa, 15 Jul 2025, 15:45 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Manokwari -- Pemerintah Provinsi Papua Barat menyerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran senilai Rp1,3 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) guna memperkuat sistem penanggulangan kebakaran.
Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan kepada Bupati Manokwari Selatan Bernard Mandacan yang diselenggarakan di Manokwari, Selasa.
Dominggus mengatakan, pengadaan mobil pemadaman kebakaran atau damkar menggunakan APBD Provinsi Papua Barat Tahun 2025, melalui alokasi pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Hal itu merupakan respons pemerintah provinsi terhadap aspirasi dari masyarakat Manokwari Selatan beberapa waktu lalu, terkait sarana prasarana penanganan masalah kebakaran.
“Ini mobil, jawaban atas permintaan masyarakat Mansel agar pemerintah turut berupaya dalam menangani kasus kebakaran,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan satu unit damkar itu telah dilengkapi dengan sistem pompa air berkapasitas 4.000 watt tipe CWS, serta fitur standar penanggulangan kebakaran skala menengah.
Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan harus memperhatikan perawatan secara rutin agar tetap dalam kondisi prima, dan selalu siap digunakan apabila terjadi keadaan darurat.
“Mobil ini harus selalu siap digunakan kapan pun terjadi keadaan darurat. Jangan sampai ketika dibutuhkan, kondisinya tidak optimal,” tegas Dominggus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menyarankan pemerintah kabupaten setempat menyelenggarakan pelatihan khusus peningkatan kapasitas dan kemampuan bagi petugas damkar di Manokwari Selatan.
Petugas damkar dituntut tidak hanya mampu mengoperasikan sarana prasarana untuk memadamkan api, melainkan harus terampil dalam mengevakuasi korban secara cepat dan aman.
“Kesiapsiagaan personel sama pentingnya dengan kesiapan peralatan. Petugas damkar harus pahami prosedur secara menyeluruh," ujarnya.
Dominggus menyebut pemerintah provinsi berkomitmen menyalurkan bantuan serupa secara bertahap kepada kabupaten lainnya yang belum memiliki armada pemadaman kebakaran.
Mitigasi bencana membutuhkan dukungan penyediaan sarana prasarana dan sumber daya manusia yang mumpuni, sehingga tidak menimbulkan banyak kerugian materiil atau korban jiwa.
"Nanti kabupaten lain yang belum punya armada, kami akan bantu tapi bertahap sesuai kondisi keuangan pemerintah provinsi," ucap Dominggus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!