Awas Dibajak! Ini 10 Jurus Ampuh Amankan WhatsApp dari Hacker dan Penipu Online
📅 Senin, 14 Jul 2025, 10:05 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Freepik
JAKARTA - WhatsApp bukan cuma aplikasi chatting biasa, bagi banyak orang, ini adalah nyawa digital yang menyimpan banyak informasi pribadi, data penting, hingga rahasia pekerjaan. Sayangnya, makin hari, ancaman pembajakan dan penipuan lewat WhatsApp juga makin canggih.
Lebih dari itu, WhatsApp pun sudah meluncurkan Security Center global untuk edukasi pengguna agar lebih paham cara melindungi diri dari scam, spam, dan penyusup digital.
Nah, biar akunmu tetap aman dan tak jadi korban, simak 10 cara paling efektif berikut ini!
1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Lapisan keamanan ekstra yang sangat penting. Dengan fitur ini, kamu wajib memasukkan PIN 6 digit saat ingin masuk ke akun dari perangkat baru. Sangat efektif melawan serangan phishing.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Gunakan Hanya WhatsApp Resmi
Jangan pernah tergoda menginstal versi modifikasi atau aplikasi pihak ketiga. Aplikasi tidak resmi bisa menyusupkan malware yang mencuri datamu tanpa kamu sadari.
3. Laporkan dan Blokir Kontak Mencurigakan
Sebaiknya Anda baca juga:
Terima pesan mencurigakan dari nomor asing? Langsung laporkan dan blokir! WhatsApp akan mengevaluasi pesan terakhir dan bisa menonaktifkan akun penipu itu.
4. Batasi Siapa yang Bisa Tambahkan ke Grup
Atur agar hanya kontak terverifikasi yang bisa memasukkanmu ke grup. Gak mau kan tiba-tiba masuk grup jualan aneh atau hoaks politik?
5. Gunakan Fitur Sekali Lihat dan Pesan Sementara
Kirim foto atau info sensitif hanya untuk dilihat sekali tanpa bisa disimpan atau diteruskan. Pesan sementara juga bantu bersihkan chat otomatis setelah waktu tertentu.
6. Kunci Chat Rahasia dengan Chat Lock
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!