Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Ini Mungkin Jadi Tantangan Terberat Peluncuran Robotaxi Tesla

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 20:33 WIB | Oleh:
Kota Ini Mungkin Jadi Tantangan Terberat Peluncuran Robotaxi Tesla Doc: ANTARA/HO-X/Tesla
Ket. Ruang kabin Tesla.

JAKARTA - Meluncurkan layanan robotaxi di kota besar telah lama menjadi tolok ukur untuk teknologi swakemudi. Bulan lalu, Tesla mengambil langkah menuju tujuan tersebut dengan diam-diam meluncurkan program robotaxi berskala kecil di Austin, Texas.

Laman Carscoops, Jumat (11/7), melaporkan, meskipun layanan taksi yang dapat beroperasi dan berjalan tanpa pengemudi ini masih terbatas dalam cakupan, dan rekaman video menunjukkan bahwa Model Y otonom melakukan beberapa gerakan yang meragukan, Elon Musk sudah memiliki pandangan untuk memperluas layanannya. Target berikutnya? Wilayah Teluk San Francisco, California.

San Francisco kemungkinan akan menjadi area yang lebih menantang untuk sistem swakemudi Tesla. Kota ini jauh lebih padat penduduknya dan memiliki jalan yang lebih menantang, sebagian besar karena topografi yang ekstrem dan jalanan yang curam.

Peraturan yang lebih ketat

Tidak seperti Texas, di mana layanan otonom hanya menghadapi sedikit pembatasan, California memberlakukan pengawasan yang lebih ketat. Untuk beroperasi di San Francisco, Tesla harus mendapatkan persetujuan dari Departemen Kendaraan Bermotor California dan Komisi Utilitas Publik California.

Tidak hanya itu, dengan Waymo yang telah mengoperasikan layanan robotaxi-nya sendiri di kota ini selama beberapa waktu, Tesla tidak hanya perlu menavigasi regulasi tetapi juga persepsi publik dan persaingan bisnis.

Waymo adalah perusahaan teknologi mobil otonom (self-driving) yang merupakan anak perusahaan dari Alphabet Inc., perusahaan induk Google. Jadi, Waymo adalah perusahaan yang dimiliki oleh Alphabet, yang juga memiliki Google.

Robotaxi Waymo sudah beroperasi secara komersial di beberapa kota di Amerika Serikat, seperti di Phoenix, San Francisco, Los Angeles, dan Austin.

Mendapatkan kepercayaan dari para pengendara di San Francisco mungkin sama pentingnya dengan mendapatkan kepercayaan dari para regulator.

Musk membuat pengumuman di X (sebelumnya Twitter) ketika ditanya tentang potensi ekspansi ke San Francisco. Menurutnya, Tesla sedang “menunggu persetujuan dari regulator,” tetapi mengatakan bahwa layanan ini “mungkin akan diluncurkan dalam satu atau dua bulan.”

Kemungkinan besar, Tesla akan mengadopsi pendekatan yang sama hati-hatinya di San Francisco seperti di Austin. Saat ini, uji coba di Austin beroperasi di dalam area berpagar ketat dan setiap kendaraan memiliki pengawas keselamatan manusia di kursi penumpang.

Dalam sebuah unggahan baru-baru ini di X, Musk mengatakan bahwa jejak layanan di Austin akan bertambah akhir pekan ini, meskipun dia tidak mengatakan berapa banyak lahan tambahan yang akan dicakupnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.