Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ipemi Dorong Kewirausahaan Sosial Berbasis Pemberdayaan untuk Pacu Ekonomi Nasional

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 07:47 WIB | Oleh:
Ipemi Dorong Kewirausahaan Sosial Berbasis Pemberdayaan untuk Pacu Ekonomi Nasional Doc: antara foto
Ket. Ipemi dorong kewirausahaan

JAKARTA - Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) berkomitmen mendorong kewirausahaan sosial berbasis pemberdayaan dan kemandirian masyarakat demi memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dalam pembangunan ekonomi nasional, bukti nyata yang dilakukan, Ipemi konsisten mendorong kewirausahaan sosial,” kata Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil dalam keterangan diterima di Jakarta, Minggu (13/7).

Ingrid menegaskan sejak berdiri, Ipemi konsisten mendorong kewirausahaan sosial yang tidak hanya fokus pada keuntungan finansial, tetapi juga pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan sosial.

Sebab, Ingrid meyakini kewirausahaan sosial memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Instrumennya dengan mendorong kreativitas, inovasi, dan penciptaan lapangan pekerjaan.

Tidak sampai di situ, Ingrid menyebut kewirausahaan sosial turut andil dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Eksistensinya terbukti menahan laju ketimpangan ekonomi.

"Kewirausahaan sosial juga berkontribusi pada pembangunan sosial melalui peningkatan partisipasi masyarakat dan penguatan modal sosial," ujar mantan Anggota DPR periode 2009-2014 ini.

Inggrid bersama Sekretaris Jenderal Ipemi Nurwahidah Saleh dan jajaran pengurus lainnya bersilaturahmi dengan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dan istri Mensos Fatma Saifullah Yusuf di Gedung Kemensos Jakarta, Jumat (11/7).

Dia mengaku kehadiran dirinya bersama pengurus Ipemi untuk memantapkan kolaborasi yang telah berlangsung cukup lama.

"Kami berdiskusi dengan Gus Ipul dan Ibu Fatma beserta jajaran Kemensos mengenai kelanjutan sinergi yang telah terjalin sejak tahun 2016," ujarnya.

Gayung bersambut, lanjut Inggrid, ternyata hal ini sejalan dengan upaya Kemensos dalam memberdayakan masyarakat. Di antaranya dengan model kolaborasi pemberdayaan model off taker yang saat ini dijalankan.

Ipemi akan terus mendorong penguatan ekonomi nasional, melalui peningkatan lapangan kerja, kewirausahaan. Serta terus membentuk sumber daya manusia (SDM) berkualitas, dan meningkatkan peran perempuan.

"Insya Allah, ke depan kolaborasi ini juga dilakukan bersama Ipemi dalam upaya pemberdayaan masyarakat di tingkat grassroot, khususnya kaum perempuan dan disabilitas yang lebih produktif dan berdaya," kata Ingrid.

Menurut dia, langkah itu sesuai dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka khususnya pada poin ketiga yakni Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas dan Pengembangan Kewirausahaan, maupun poin keempat yaitu Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kesetaraan Gender.

Misi keempat menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap teknologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.