Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RSUD Natuna Latih Perawat Tangani Trauma Jantung pada Bayi dan Anak

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 16:00 WIB | Oleh:
RSUD Natuna Latih Perawat Tangani Trauma Jantung pada Bayi dan Anak Doc: ANTARA/HO-RSUD Natuna
Ket. Pelatihan penanganan pasien jantung di RSUD Natuna pada Juni 2026.

NATUNA -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, memberikan pelatihan kepada perawat cara menangani trauma dan gangguan jantung pada bayi, anak-anak, hingga orang dewasa guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.

Direktur RSUD Natuna Ari Fajarudi dikonfirmasi dari Natuna, Minggu, mengatakan pelatihan tersebut diikuti 40 tenaga kesehatan meliputi perawat di unit Instalasi Gawat Darurat (IGD), kamar operasi, Intensive Care Unit (ICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), serta ruang rawat inap.

Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 9 Juni hingga 13 Juni 2026, di RSUD Natuna. Pelatihan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Narasumber dalam kegiatan berasal dari Yayasan Ambulans Gawat Darurat 118 Jakarta, yang merupakan organisasi pelatihan yang terakreditasi baik oleh Kementerian Kesehatan.

"Pelatihan ini adalah salah satu upaya kami untuk memperkuat layanan dasar kegawatdaruratan, mudah-mudahan ke depan kami bisa melaksanakan kegiatan lanjutan," katanya.

Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan,,kata dia, perlu dilakukan secara berkala agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tetap sesuai dengan standar penanganan medis yang berlaku.

Ari mengatakan penanganan trauma dan gangguan jantung memerlukan keterampilan khusus karena setiap kelompok usia memiliki karakteristik yang berbeda. Bayi, anak-anak, dan orang dewasa kata dia, membutuhkan pendekatan serta prosedur penanganan yang tidak sama.

Oleh karena itu, menurut dia, tenaga kesehatan harus memahami teknik dan langkah penanganan yang tepat sesuai kondisi pasien agar tindakan yang diberikan dapat berjalan efektif dan aman.

Melalui pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya memperoleh materi teori, tetapi juga mendapatkan pembekalan praktik terkait penanganan kasus kegawatdaruratan yang sering ditemui di fasilitas pelayanan kesehatan.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat medis sehingga kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Natuna terus meningkat.

"Kami harap dukungan dari pemerintah daerah agar bisa terus meningkatkan ilmu dan keterampilan tenaga kesehatan kami secara komprehensif, karena pada prinsipnya keilmuan dan keterampilan nakes yang baik adalah investasi dan harapan pelayanan kesehatan Kabupaten Natuna," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.