Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Living World Denpasar Tekan Emisi Karbon 1.224 Ton Lewat 905 Panel Surya.

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 16:38 WIB | Oleh:
Living World Denpasar Tekan Emisi Karbon 1.224 Ton Lewat 905 Panel Surya. Doc: Antara Foto
Ket. Pusat perbelanjaan memasang panel surya yang dapat menekan emisi karbon di Denpasar, Bali, Jumat (29/5)

Pusat perbelanjaan Living World Denpasar, Bali, menekan emisi karbon hingga mencapai 1.224 ton setara karbon dioksida (CO2e) melalui pemasangan 905 unit panel surya sejak April 2024 guna mendukung program transisi energi bersih pemerintah.

“Itu menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung transisi energi bersih sekaligus meningkatkan efisiensi operasional,” kata General Manajer Living World Denpasar Maria Lucia Lazuardi di Denpasar, Jumat.

Ia menjelaskan panel surya itu dipasang di atap dengan kapasitas mencapai 500 kilowatt per jam (KWP).

Adapun capaian pengurangan emisi karbon itu, kata dia, setara dengan menghindari penggunaan batubara sebesar 572 ton atau menyamai daya serap karbon oleh sekitar 55.600 pohon dalam satu tahun.

Selain pemanfaatan energi terbarukan, mal itu juga mengoptimalkan efisiensi konsumsi energi listrik melalui desain kaca khusus untuk pencahayaan alami.

Untuk sumber daya air, pihaknya menggunakan daur ulang kondensasi dari pendingin udara serta menampung air hujan.

Sedangkan untuk sampah, Maria menggandeng pihak ketiga untuk mendaur ulang, seperti botol plastik, sumpit sekali pakai, hingga tusuk sate berbahan bambu.

Upaya berkelanjutan itu diharapkan mendukung target pemerintah dalam menekan timbulan sampah yang menumpuk di tempat pembuangan akhir.

Berdasarkan data Sistem Informasi Kinerja Pengelolaan Sampah Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), jumlah timbulan sampah di sembilan kabupaten/kota di Bali mencapai 3.795 ton per hari.

Adapun Kota Denpasar berkontribusi paling besar, yakni 1.033 ton sampah per hari dan Kabupaten Badung sebanyak 876 ton per hari.

Berdasarkan data KLH, untuk Kota Denpasar, sebanyak 99,89 persen sampah belum terkelola dan baru 0,11 persen yang terkelola.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.