Skuad Muda Chelsea Siap Hadapi Thiago Silva di Semifinal Piala Dunia Antarklub
📅 Selasa, 08 Jul 2025, 08:30 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
EAST RUTHERFORD, AMERIKA SERIKAT — Chelsea yang diperkuat skuad muda tengah mengincar tempat di final Piala Dunia Antarklub saat menghadapi Fluminense di babak semifinal, Rabu (9/7) pagi WIB. Laga ini sekaligus menjadi ajang reuni dengan legenda klub, Thiago Silva, yang kini kembali membela tim lamanya dari Brasil dan tetap tangguh di usia 40 tahun.
Silva bergabung dengan Chelsea pada tahun 2020 dalam usia yang tak lagi muda, namun langsung memberi dampak besar. Dalam musim pertamanya, ia membantu The Blues meraih trofi Liga Champions UEFA. Selama empat tahun di Stamford Bridge, bek veteran asal Brasil itu tampil dalam 155 pertandingan dan menjadi mentor bagi sejumlah pemain muda yang kini tampil reguler di bawah arahan pelatih Enzo Maresca.
“Dia adalah legenda sepak bola, pemain top,” ujar Marc Cucurella, yang pernah menjadi rekan setim Silva selama dua musim. “Kami sudah saling berkirim pesan soal laga nanti. Kami punya kesempatan bertemu lagi dengannya, dan semoga kami bisa tampil bagus, menang, dan lolos ke final.”
Thiago Silva bukanlah sosok asing bagi Fluminense. Ia pernah membela klub Rio de Janeiro itu hingga mencapai final Copa Libertadores 2008, sebelum dikalahkan LDU Quito. Setelah meninggalkan Chelsea musim lalu, ia kembali ke klub masa mudanya dan menjadi bagian dari tim yang menjuarai Copa Libertadores 2023.
Di bawah pelatih Renato Gaúcho—yang juga melatihnya pada tahun 2008—Silva menjadi pilar utama dalam perjalanan mengejutkan Fluminense di Piala Dunia Antarklub edisi baru ini. Mereka menahan imbang Borussia Dortmund di fase grup, menyingkirkan Inter Milan di babak 16 besar, lalu mengalahkan Al Hilal di perempat final.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kalau Anda tanya saya sebelumnya apakah kami bisa sejauh ini, saya akan bilang tidak,” ujar Silva kepada DAZN setelah mengalahkan Al Hilal. “Kami tahu kekuatan finansial klub-klub lain, perbedaannya luar biasa. Tapi kekuatan kolektif dan suasana kekeluargaan di tim ini memberi kami tenaga yang mungkin tak kami sadari.”
Fluminense tidak hanya bergantung pada Silva dalam hal pengalaman. Di skuad mereka juga ada kiper 44 tahun Fabio, bek sayap Samuel Xavier (35), dan striker Argentina German Cano (37). Namun pemain yang paling mencuri perhatian adalah Jhon Arias, winger asal Kolombia berusia 27 tahun yang disebut sebagai salah satu bintang turnamen.
“Fluminense sangat terorganisir dan punya pemain-pemain bagus. Pelatih mereka melakukan pekerjaan luar biasa,” ujar Enzo Maresca jelang laga yang akan menjadi pertemuan ketiganya melawan klub Brasil. Chelsea sebelumnya kalah dari Flamengo di fase grup, tetapi membalas dengan kemenangan atas Palmeiras di perempat final.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Energi dari tim Brasil di turnamen ini sangat tinggi. Mungkin karena mereka sedang dalam awal musim, sedangkan kami sudah menuntaskan musim kompetitif kami,” kata Maresca.
Chelsea akan melakoni laga semifinal ini di Stadion MetLife, arena berkapasitas 82.500 penonton yang terletak di East Rutherford, New Jersey. Meskipun turnamen ini datang di ujung musim panjang, para pemain muda The Blues kini hanya berjarak satu kemenangan dari final melawan Real Madrid atau Paris Saint-Germain.
Tanpa kehadiran Silva, Maresca mengandalkan generasi baru. Rata-rata usia starting XI Chelsea saat menghadapi Palmeiras pekan lalu hanya 24 tahun. Pemain muda seperti João Pedro (23 tahun) sudah debut di perempat final, sementara bintang muda Brasil Estevão Willian (18) akan bergabung musim depan dari Palmeiras. Winger Jamie Gittens (20) juga baru saja didatangkan dari Borussia Dortmund.
Gelandang bertahan Moisés Caicedo (23), yang menjadi pilar penting lini tengah Chelsea, akan kembali bermain setelah absen karena skorsing saat menghadapi Palmeiras.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!