Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pergelaran Wayang Topeng Guna Menjaga Warisan Budaya Tak Benda

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 17:59 WIB | Oleh:
Pergelaran Wayang Topeng Guna Menjaga Warisan Budaya Tak Benda Doc: ANTARA/HO-Kominfo Gunungkidul
Ket. Pergelaran Wayang Topeng Duwet di Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Selasa (8/7).

BANTUL - Pergelaran Wayang Topeng digelar di Kelurahan Duwet, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta oleh pemerintah setempat bersama komunitas seni dan budaya daerah ini sebagai upaya menjaga pelestarian warisan budaya tak benda.

Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto saat menghadiri kegiatan tersebut di Gunungkidul, Selasa (8/7), mengatakan pentingnya menjaga keberlangsungan warisan budaya, seperti Wayang Topeng, sedangkan pertunjukan ini sebagai bentuk komitmen menjaga warisan budaya tak benda.

"Wayang topeng bukan sekadar tontonan, tetapi juga tatanan ajaran hidup. Setiap topeng menggambarkan karakter, setiap lakon mencerminkan laku hidup. Ini adalah warisan budaya adiluhung yang sarat nilai tentang kebaikan, kepribadian, dan perjuangan," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya memberikan apresiasi kepada seluruh seniman, dalang, pengrawit, dan masyarakat yang terlibat dalam pelestarian budaya ini.

Sebab, katanya, kegiatan semacam ini bentuk nyata menjaga jati diri bangsa di tengah arus modernisasi.

"Pagelaran ini semoga menjadi penerang, pembelajaran, sekaligus hiburan yang penuh makna dan kebijaksanaan bagi kita semua. Mari kita hidupkan kembali seluruh bentuk seni dan budaya, demi mewujudkan Gunungkidul Raya yang Adil, Makmur, Lestari, dan Berkeadaban," katanya.

Ketua Komunitas Gundala Albertus Juwang mengatakan Wayang Topeng Duwet bukanlah seni pertunjukan baru, melainkan telah ada sejak lebih dari dua abad lalu dan menjadi bagian penting dari sejarah budaya masyarakat Duwet.

"Pagelaran ini adalah upaya membangkitkan kembali kesadaran kolektif masyarakat untuk merawat dan melestarikan wayang topeng. Ini bukan hanya topeng atau pertunjukan, tetapi sebuah filosofi yang hidup dan berkembang dalam masyarakat," katanya.

Melalui pergelaran dan film dokumenter yang diluncurkan tersebut, pihaknya ingin membuka ruang baru bagi kesenian tidak hanya di panggung-panggung tradisional, tetapi juga melalui media film dan platform digital agar menjangkau generasi muda.

Lurah Duwet Warsito mengatakan Wayang Topeng Duwet sudah ditetapkan pemerintah sebagai warisan budaya tak benda sejak tiga tahun lalu.

"Ini bagian dari warisan leluhur yang harus dijaga. Komunitas Gundala berperan besar dalam upaya tersebut, termasuk melalui film dokumenter yang mereka produksi. Mewakili masyarakat, kami mendukung sepenuhnya pelestarian budaya lokal ini," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Kebijakan Pembatasan Komisi...
  • Kabar Baik! Pemerintah Pertahankan Bunga KUR 6 Persen, UMKM Dapat Angin Segar
    Preview komentar:
    Thank you for sharing this informative article. Thank ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
Susunan Pemain Brasil vs Jepang, Kedua Tim Turunkan Komposisi Terbaik, Matheus Cunha Starter, Neymar Cadangan

Susunan Pemain Brasil vs Jepang, Kedua Tim Turunkan Komposisi Terbaik, Matheus Cunha Starter, Neymar Cadangan

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.