Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sudin SDA Jaksel Akan Buat Turap Batu Kali untuk Atasi Tanggul Jebol di Jati Padang

📅 Senin, 07 Jul 2025, 21:49 WIB | Oleh:
Sudin SDA Jaksel Akan Buat Turap Batu Kali untuk Atasi Tanggul Jebol di Jati Padang Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Tanggul jebol akibat banjir di Mushalla Sabili, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (7/7).

JAKARTA - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan akan membuat turap dengan batu kali untuk mengatasi tanggul yang jebol di Jati Padang, Pasar Minggu.

"Nanti?????? dibuat turap batu kali," kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan Santo saat dihubungi di Jakarta, Senin (7/7).

Pihaknya akan membangun tanggul permanen jika kondisi debit air sudah kembali normal. Rencananya turap batu kali itu sepanjang 12 meter dan masih harus berkoordinasi dengan tim perencanaan.

Untuk saat ini solusi jangka pendek penanganan tanggul yang jebol itu, yakni menggunakan karung berisi pasir untuk menahan air agar tidak melimpas.

"Penanganan darurat menggunakan karung pasir dan sementara di lokasi dengan menggerakkan pasukan biru," ujarnya.

Tembok di Mushalla Sabili di Jati Padang, Pasar Minggu, jebol pada Minggu (6/7) sekira pukul 14.30 WIB.

Tembok tersebut terbuat dari material batu bata yang dipasang untuk membatasi mushalla dengan tanggul agar masyarakat yang hendak beribadah tidak terganggu percikan air.

Penyebabnya diduga karena tidak mampu menampung debit air yang tinggi di Saluran Penghubung (PHB) Pulo akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dari pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Karena debit air yang tinggi, air mendorong tembok pembatas yang mengakibatkan robohnya tembok tersebut sehingga air melimpas ke mushalla dan permukiman.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 06.00 WIB sebanyak 109 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan masih terendam banjir karena meluapnya sungai dan hujan dengan intensitas tinggi.

Satu RT di Jati Padang, Pasar Minggu terendam banjir dengan ketinggian air 80 cm. Penyebabnya curah hujan tinggi dan luapan penghubung (Phb) Sarua.

Sebanyak 23 kepala keluarga (KK) atau 75 jiwa mengungsi di Masjid Al Ridwan sebagai tempat penampungan sementara karena terdampak banjir. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.