Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Ancam Kenakan Tarif 17% pada Ekspor Pangan dan Hasil Pertanian Eropa

📅 Sabtu, 05 Jul 2025, 05:14 WIB | Oleh:
Trump Ancam Kenakan Tarif 17% pada Ekspor Pangan dan Hasil Pertanian Eropa Doc: Istimewa
Ket. Presiden AS Donald Trump menyampaikan rencana tarifnya di Rose Garden di Gedung Putih pada 2 April 2025

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat (74/7) mengancam akan mengenakan tarif 17 persen pada ekspor makanan dan hasil pertanian dari Eropa. 

Dilansir oleh The Guardian, tarif semacam itu akan berdampak pada segala hal, mulai dari coklat Belgia hingga mentega Kerrygold dari Irlandia serta minyak zaitun dari Italia, Spanyol, dan Prancis, semuanya merupakan penjual besar di AS.

Pertama kali dilaporkan di Financial Times, sumber mengonfirmasi bahwa komisaris perdagangan Uni Eropa, Maroš Šef?ovi?, diberi peringatan pada hari Kamis ketika ia bertemu dengan menteri keuangan AS, Scott Bessent, perwakilan perdagangan Jamieson Greer dan menteri perdagangan Howard Lutnick.

Para duta besar Uni Eropa diberi pengarahan tentang ancaman tersebut pada hari Jumat.

Uni Eropa tetap optimis terhadap kesepakatan politik tingkat tinggi, tetapi ancaman tersebut memberikan gambaran tentang posisi negosiasi agresif AS yang berkelanjutan untuk mendapatkan harga tinggi dari Uni Eropa, yang pernah digambarkan Trump sebagai "lebih kejam" daripada Tiongkok dalam hal perdagangan.

Trump mengatakan dia akan menulis surat kepada sekitar selusin negara untuk memberi tahu mereka bahwa dia akan mengenakan tarif permanen hingga 70 persen setelah 9 Juli, tenggat waktu yang dia tetapkan sendiri bagi lebih dari 60 negara dari Jepang hingga Lesotho untuk mencapai kesepakatan tarif.

"Nilainya mungkin berkisar antara 60 persen atau 70 persen hingga 10 persen dan 20 persen, tetapi [surat-surat itu] akan mulai dikirimkan besok," katanya kepada wartawan.

Juru bicara perdagangan Uni Eropa Olof Gill mengatakan pada Jumat malam bahwa prioritas Uni Eropa tetap “mendukung solusi yang dinegosiasikan”.

Ia menambahkan bahwa “kemajuan telah dicapai menuju kesepakatan prinsip selama putaran negosiasi terakhir yang berlangsung minggu ini” dan negosiasi akan terus berlanjut “secara substansial selama akhir pekan”.

Namun, Uni Eropa juga menegaskan siap menghadapi potensi perang dagang dengan tarif pembalasan terhadap semua produk, mulai dari Bourbon hingga Boeing 747, jika Trump mundur sebelum hari Rabu.

Pada hari Kamis, presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengonfirmasi bahwa UE sedang mengejar kesepakatan kerangka kerja tingkat tinggi, dan mengatakan akan terlalu sulit untuk mendapatkan kesepakatan komprehensif dalam waktu yang tersedia.

Uni Eropa juga mengupayakan keringanan tarif segera di sektor-sektor utama sebagai bagian dari kerangka kerja, termasuk industri otomotif yang harus menghadapi tarif sebesar 27,5  persen naik dari 2,5 persen sebelum Trump memulai agresi perdagangannya.

"Tujuan kami adalah mencapai kesepakatan prinsip," katanya di Denmark. "Itu juga yang dilakukan Inggris."

Penghentian sementara 90 hari atas "tarif pembebasan" Trump berakhir pada hari Rabu untuk lebih dari 60 negara selain Uni Eropa yang baru-baru ini diancam dengan tarif sebesar 50 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Jeritan dari Lebanon: 1,4 J...
Luar Negeri
Campak Menggila di AS hingg...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.