Fokus Kembangkan Pariwisata Berkualitas
📅 Jumat, 04 Jul 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiDari sisi ekonomi, sektor pariwisata ditargetkan menyumbang devisa sebesar 19,0 hingga 22,1 miliar dolar AS, serta berkontribusi terhadap PDB nasional sebesar 4,6 persen, atau setara dengan 1.118,6 triliun rupiah. Pada 2024, kontribusi pariwisata terhadap PDB mencapai 4,04 persen dan penerimaan devisa mencapai 16,71 miliar dollar AS.
Pencapaian target-target dalam payung pariwisata berkualitas dan berkelanjutan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dengan banyak pihak termasuk salah satu di antaranya adalah akademisi sebagai bagian penting dari pentahelix pariwisata. Termasuk segenap civitas akademika dari Universitas Mahendradatta. Terlebih Bali merupakan salah satu nadi utama dari denyut pariwisata nasional.
Ini adalah visi yang tentu saja harus kita lakukan bersama, bukan parsial. Ini adalah sebuah transformasi yang membutuhkan dukungan dari semua pihak tidak terkecuali dan utamanya juga tentu dari teman-teman dunia akademis.
Anda menekankan pariwisata berkualitas merupakan kunci, seberapa besar pengaruhnya?
Sebaiknya Anda baca juga:
Pariwisata berkualitas adalah kunci dalam meningkatkan kinerja sektor kepariwisataan melalui peningkatan mutu layanan, keberlanjutan, pemberdayaan SDM, dan penciptaan pengalaman wisata yang berdampak positif bagi semua pihak seperti wisatawan, pelaku industri, masyarakat lokal, dan lingkungan. Dalam prosesnya dibutuhkan kolaborasi multi-stakeholder untuk mewujudkan pariwisata berkualitas di Indonesia termasuk Bali.
Saya percaya, masa depan pariwisata Bali tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak wisatawan yang datang, tetapi oleh seberapa besar kebaikan yang pariwisata hadirkan bagi masyarakatnya, bagi budayanya, dan bagi bumi yang kita pinjam dari generasi mendatang. Generasi muda, para mahasiswa, calon pemimpin masa depan, jadilah pelopor perubahan. Jadilah penjaga nilai, inovator gagasan, dan penggerak kolaborasi. Karena Bali yang berkualitas hanya bisa lahir dari insan-insan yang juga berkualitas
Program Paket Wisata 3B meliputi Banyuwangi, Bali Utara (Buleleng), dan Bali Barat (Jembrana) telah diluncurkan. Bisa dijelaskan?
Sebaiknya Anda baca juga:
Program Paket Wisata 3B ini akan sukses jika ada penguatan destinasi wisata itu sendiri. Paket wisata 3B, harus dilakukan secara optimal, mengingat saat ini banyak turis yang berpusat pada destinasi yang ada di Bali Selatan.
Kita harus lakukan penguatan destinasi wisata itu sendiri, jadi di masing-masing wilayah itu, apa yang mau dijual, itu yang ditingkatkan.
Paket wisata 3B sudah mengalami peningkatan dalam penjualan, sekitar 5-10 persen. Jangan ada kata over tourism lagi, harus tersebar ke seluruh Bali, termasuk Banyuwangi.
Konsentrasi program ini sekarang tertuju pada turis dari Tiongkok. Sebagai langkah nyatanya, Kementerian juga menjalin komunikasi dengan agen wisata di Tiongkok.
Tujuannya agar para wisatawan Tiongkok ini landing di Banyuwangi yang kemudian akan mengantarkan mereka langsung ke Bali Barat, Buleleng, sampai ke Karangasem.
Industri pariwisata terus menggeliat sehingga membuat agen online asing menjamur, bagaimana Kemenpar mengaturnya?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!